Tag Archives: yang mengganggu

Dear, You.

Standar

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk……..

Seratus Sembilan Satu koma Delapan FM Radio Gebetan Cuek Station! Halllooo para profesional single muda! yang ngga profesional single muda ngga halo.

Assalamu’alaikum. Selamat malam mitra Stalkers. Apa kabar nih? Semoga di malam yang mendung ini semuanya galau-galau aja ya. Buat kamu yang masih beraktivitas stalking malam ini, semoga berjalan dengan baik dan lancar tanpa mencet love di instagram gebetan. Bareng lagi sama saya Cogan yang kembali hadir di acara Stalking Gebetan. Sebuah acara yang pastinya bikin stalking kamu makin semangat dan greget! Ya, seperti biasa saya bakalan nemenin mitra Stalkers semua selama 2 jam kedepan dari jam 10 sampai jam 12 malam nanti.

Nah mitra Stalkers juga bisa on air kirim salam dan sekalian request lagu di nomor 083816974184. Cogan tungguin yaaaa……… Tapi sebelumnnya saya akan putar satu lagu buat kalian semua dari “TIC Band – Terbaik Untukmu”. Stay tune terus di Seratus Sembilan Satu koma Delapan FM Radio Gebetan Cuek Station.

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk………

Nah mitra Stalkers, di edisi hari Kamis (KAmu Membuat hati Ini Menangis) tanggal 19 Oktober 2017 ini, Cogan mau ucapin selamat stalking buat kalian yang lagi liat-liat medsos gebetan dan….selamat nyepik buat kalian yang lagi pdkt. Poko’nya good luck aja buat mitra Stalkers semua! Pantang menyerah, mati satu tumbuh seribu….ditolak satu cari gebetan baru!!!

Nah mitra Stalkers, sepertinya uda banyak sms yang masuk nih tapi sebelumnya kita angkat telepon dulu buat yang mau on air….

“Halo, Seratus sembilan satu koma delapan FM Radio Gebetan Cuek Station! Dengan siapa dimana?”
“Halo, dengan Duan di kamar aja!”.
“Halo Duan! Gimana kabar? “.
“Kabar saya baik-baik aja”.
“Bukan kabar kamu Duan. Tapi kabar gebetan kamu….”
“Ha!! Kabar dia?!!? nggak tau, udah lama lost contact. Wa saya diblock juga kayanya karena udah ngga ada foto nya”.
“Waduh, ko gitu?”.
“Ga tau juga ya, mungkin dia risih tiap dia update status Wa saya liat-liat terus tanpa ngechat.”
“Tapi masih stalking-stalking medsos nya, kan?”
“Udah jarang juga, tapi kalo saya pas bengong dan pegang hp. Masih buka instagramnya dia meski diprivate”.
“Lha ? jadi belum difollow? ga bisa distalking dong?”.
“Ya, ngga saya follow. Cuma saya stalk ig temannya aja”.
“Wah, ngga seru dong!”
“iya, saya memang pria yang ngga seru”.
“waduh..waduh…terdengar putus asa banget?, ada yang mau diceritain Duan? Cogan dan mitra Stalkers disini siap dengerin”.
“iya, jadi gini Gan. Saya tadi abis stalk ig temannya, dan liat foto-foto dia udah pakai cincin di jari manis tangan kiri nya. terus teman-temannya komen pada ngucapin kalo disitu dia udah taken, Gan.”
“jah!!!! jahaatttt!!! jahaattt!!! hm tapi kalo belum ada janur kuning melengkung, masih bisa dong diperjuangin”.
“Engga ah, ngga mau ganggu. lebih baik menjadi pengagum rahasia. Saya bakal doain yang baik buat dia”.
“Ok deh…Semoga yang terbaik aja buat kamu. Be strong ya!! Poko’nya pegang teguh semboyan kaum-kaum patah hati kita; “masih banyak ikan di laut!!” Ok!”
“Makasih. Mau request lagu, Gan”.
“Ya, tentu. lagu apa nih?”.
“Request lagunya Radiohead – Creep. Tolong diplay ya, salamnya buat “insert namanya here” aja. Semoga langgeng sampai pelaminan.”
“Ok deh…siap, ditunggu lagunya nanti kita play khusus buat kamu!”
“Thanks ya! bye!”

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk……..

Okay para mitra Stalkers, itu tadi telepon dari pendengar setia kita yang sedang pilu hati nya. Semoga dia baik-baik aja karena gebetannya udah taken.

Baiklah! kita play aja langsung Radiohead – Creep, spesial buat mitra Stalkers semua! Selamat dengerin and enjoy your stalking moments….

 

Beberapa pria ada yang memang tidak banyak bicara, ada sudut-sudut di hatinya yang kadang tidak ingin orang lain sentuh. Itu sebabnya kadang mereka lebih memilih sembunyi menjadi sekedar “pengagum”.

Iklan

Pikiran Tengah Malam

Standar

For the intro: I can’t sleep. It’s just my complicated thoughts that I have been thinking of this midnight. Get the laptop! turn it on!

Rabu malam tadi hujan gerimis, hawa dingin membuat saya lebih nyaman tiduran di kasur daripada pergi keluar. Tapi udah telanjur janji buat ketemu Joey di sebuah cafe sebelum dia meninggalkan Indonesia besok siang membuat saya harus keluar malam menemaninya.

Jam 8 malam, di cafe yang terbilang instagrammable itu masih banyak pengunjung muda-mudi yang kebanyakan menghabiskan waktu malam mereka dengan ngumpul dan berfoto-foto. Seems like what they should tell to the world with their (sok cantik) face. Yes, so fuckin’ crowded with haha hehe activity!

Joey udah nunggu saya yang telat. Kalo dipikir-pikir sekarang di usia yang sudah mendekati tua ini (uhuk), rasanya cuma dia wanita satu-satu nya yang ngajak saya ketemuan dan care, although she’s just a client of mine yang sering ngobrol tentang kerjaan dan pembayaran yang ngutang dulu!. Cuma saya seneng aja karena ada seorang wanita yang mau ngajak ketemuan dan apalagi nunggu saya, soswiiiitttt!. Seandainya Joey itu WNI ngga nge-bir dan mau jadi mualaf terus ikut pengajian ibu-ibu tiap hari kamis pasti saya udah nemuin jodoh saya. ha!

Joey memang wanita idola. Selain suka senyum dengan melihatkan giginya, di tiap sela-sela obrolan pasti suka nanya tentang kehidupan pribadi, hobi, family, teman, hingga membuat lawan bicaranya merasa intim dengannya. Dia seperti ngerti keadaan saya yang jarang bersosialisasi bahkan waktu pertama kita kenal dan ngobrol, dia bilang udah bisa nebak saya…dan itu salah satu hal kenapa dia ngasih kerjaan ke saya. Well, cuma saya kadang merasa risih kalo dia mulai ngajak curhat nanya-nanya. Atau saya emang terlalu sensi hingga membuat saya merasa amat inferior. Ngga enak, ngga hepi dan mau bertanya-debat tapi malu aja. Beberapa hal yang sering membuat saya breakdown sejenak tentang obrolan yang kalo menyangkut hal-hal seperti:

Tentang kenapa saya sendirian dan jarang berkumpul dengan teman:
Pernah saya bilang kalo saya bukan orang yang gampang berbaur dengan keramaian dan ngga mudah cari teman. Bukan memilih, cuma sekedar berhati-hati karena pernah terhianati lebih dari sekali, hingga membuat hidup berantakan. Bahkan teman yang menghianati tersebut pernah saya anggap sebagai saudara sendiri. Jadi? you know what’s my thought?

Atau

Tentang lupain masa lalu dan temukan hal baru: You need to forget everythings from the past.
Forget everything? Damn! From what I’ve been through in my age, No…Nooo!. Melupakan masa lalu yang enggan diingat adalah hal tersulit kedua setelah menahan boker. Tapi, memang ada benernya juga karena mau ngga mau hal itu harus dilakukan demi keselamatan memori otak yang lipatannya udah mulai berkurang dikarenakan terlalu banyak mengingat. Apalagi mengingat hal-hal yang ngga penting, misalnya mengingat film porno (?).

Duan!, please stop using vulgar words!

Anyway, saya juga ngga pandai dalam hal melupakan. Please! entah kenapa saya punya kebiasaan “terlalu ingat” bahkan mengenai hal-hal sepele yang harusnya ngga usah ikut teringat di otak. Susah banget lupa! Some said, kalo mau melupakan sesuatu akan lebih baik dengan nangis-nangis dulu agar cepat bisa lupa, jangan sok sokan tegar trus akhirnya nyesek di belakang. Tapi sebagai cowo juga ngga mungkin nangis-nangis. It’s a holy shit, kan? Tapi juga, melupakan tanpa tau usaha dan sakitnya ngga akan bisa memberi kita pelajaran, sih?. Jadi saya pikir melupakan adalah hal yang benar-benar memiliki seni. Ya, seni tentang melupakan. Harusnya ada kurikulum pelajaran berbasis Melupakan di sekolah-sekolah selama wajib belajar 12 tahun itu. jadi setelah siswa mulai beranjak dewasa dan menjadi korban kejamnya cinta dan kehidupan, bisa dengan enteng mereka melupakannya. *halah*.

Hnghhh,… Obrolan dengan Joey tadi benar-benar membuat saya sulit tidur malam ini!!! Saya jadi penasaran, apa yang akan dilakukan orang lain yang masih terjaga seperti saya pada jam tengah malam seperti ini. Ngumpul tertawa bersama teman-teman kah? Pelukan bersama kesayangannya kah? Atau.. merindu dalam diam dan ngga tau rindunya harus berlabuh kemana? seperti saya??!

Sedang Parah!

Standar

Seorang pria, yang niatnya sekedar mau ke apotek beli obat untuk ibu nya, ternyata iseng lewat alun-alun kota yang sedang menyelenggarakan Festival Kartini. Karena membuatnya penasaran, akhirnya setelah debat batin pria itu memarkir motornya dan masuk gerbang Festival. Sejenak mengelilingi Stands yang dipamerkan berbaris-baris. Dia berkeliling… keliling… keliling…. keliling…. hingga pemuda itu down! galau nya membuncah dan merasa konyol menyadari bahwa ternyata hanya dia yang berjalan sendirian di tempat yang seramai itu. Pria tersebut hanya uring-uringan di sepanjang jalan karena merasa menyesal masuk dan melihat festival. Entah jengkelnya ini adalah tentang apa dan harus ditujukan kepada siapa. Mencoba mengerti galaunya adalah suatu kesiaan. Dia, hanya ingin cepat pergi meninggalkan tempat seramai itu, pikirnya.

Duan, kenapa? mau aku hibur?

Siapa kamu?

Kenalin, aku Haley. Aku bisa nyanyi buat ngibur kamu : )

Seriously? Tapi Haley siapa kamu? Haley Guk Guk Guk?

Yeah, i’m serious! Bukan Haley Guk Guk Guk!!!

Baiklah. Nyanyikan aku lagu. Hanya untukku seorang. Hibur aku.

Okay, listen it carefully. i sing for you, just special for you : )))))

 

Stop (S)Talking Without Speaking

Standar

I want to talk you everyday.

Oh, no. I prefer to keep silent.

And i feel delighted hearing my name mentioned by you.

Your name is just nothing. It is feels like a curse if i say your name.

I just… want to be your friend.

No, no… I’m done with you.

Alright. Then i hope you’re living a happy life.

Really?? Did you see how was i’m doing with my life?

Ok, i’m a fool.

 Right. You sound crazy and desperately lonely. Just stay away from me, please…

..o0o..

Wait…wait…wait…. Duan….What’s that??? Apa yang ada di otakmu itu?? Mengganggu sekali??? What are you doing here??? It’s been so long…. and you just write those shits???

Heiy Blog, my darkness, my old friend. I’ve come to talk with you again.

Yooo,, wait…..my galau friend. What’s your problems? Kenapa kemari? Tumben-tumbenan?

Kan cuma mau menulisi blog doang, cuma elu yang masih awet mau denger curcol beginian kan? Masa saya mau curcol di depan sidang paripurna DPR yang dipimpin oleh ketua komisi III Bambang Soesatyo dan disiarkan langsung oleh TV One, MetroTV, dan TV lain?

Hell, no! Kayaknya serius. Apa ini benar-benar sangat penting untuk dibahas?! Then tell me, what is it?

It’s just about my feeling, my Blog. Tau kan? kalo kemarin-kemarin ini saya sedang pedekate ke seorang wanita. Tapi dia cuek, acuh.

Apa?? ini cuma bahas masalah pedekate ke wanita?! Sialan lu, tapi okedeh, aku ngerti topik sensitif ngejar cinta di umur tua bukanlah hal yang untuk disembunyikan dan ditabukan. Justru sebaliknya, hal-hal sensitif kayak gini perlu dibuka selebar-lebarnya, dibahas, dipelajari biar bisa dishare ke wikipedia. Tapi sekali lagi nih, jangan dengan sumbu pendek dan pastiin siap untuk membuka pikiran aja. Jadi pengen tau bagaimana rasanya kembali pedekate, kayaknya udah lama buanget kan? Juga dulu katanya mau urus karir dulu? kok sekarang “kecantol?”
*eaaa

Oooohh my Blog, lu kayak dosen psychologi aja!!. hmmm rasanya pedekate lagi setelah sekian lama? huaaa jetlag banget…. iya sih awalnya ngga ada niat buat pedekate tapi yaaaa gimana lagi udah kelewat “sepi” sih soalnya…

Tapi apa elu nggak paham? Kalo dicuekin adalah udah satu porsi sama pedekate? Ya harus kuat mental dong?

I know i know. But can you imagine how painful being ignored?? I just don’t have any bravery to tell what i am feeling, i am afraid of losing a hope. Damn, the more i try to hold this feeling, the more pain i get for several times. Thinking about her, but i believe that she never thinks of me. Sometimes i think that she’s same with me, i mean she has the same feeling with me, but as time goes by, i realize that she doesn’t.

I think your feeling is a joke, you know?! that’s totally bad, my galau friend!

Ya, i think so. This feeling is just a joke, a VERY BIG JOKE. So now, i am learning to forget this feeling. I have this situation for many times, right? so maybe i can get trough this feeling well…

Meski aku tau kalo elu itu keras kepala….budeg….dan suka ngotot. tapi plis… kali ini dengerin, Kalo cara terbaik adala elu harus move on, lupain aja. delete contact nya jangan pernah stalking lagi. hentiin aja sebelum terlalu jauh. kan masih sebatas pedekate. Lebay sih lu! pakai drama banget.

Hmmmm….

Your Hmmmmm is a mistery. it’s not your time yet, Duan. udah.., udah ngga usah repot-repot nanya kabar, dia pasti baik-baik aja. Ngga usah nanya-nanya apapun lagi, persetan aja…. let her go… yang lain masih banyaaaaakkkkk…. STOP STOP STOP STOP PEDEKATE KALO NGGA DIRESPON!!! YOU JUST KILL YOUR SELF!!! JUST DO ANOTHER GOOD THINGS!!! YOU’RE A MAN!!! A SUPERMAN!!!!! A SUPERMAN YANG HAMPIR TUA SIH!!!

Hahahaaaaaaa sialaaaaannnnn…….

Ada yang Sedang Bodoh

Standar

Hai, kembali ketemu lagi dengan saya, admin blog yang sedang mati-matian untuk menjadi ngga galau-galau lagi di umur tua nya. Apa? Sudah lupa? Siapa saya? Saya,……

Kenalkan… seorang berzodiak Scorpio. Seringkali saya sendirian dan ngga mau mendengar pendapat orang, ngga mau terlalu menunjukkan kebaikan pada siapapun sebab saya ngga suka dipuji apalagi dikritik. Saya hanya membongkar kegalauan hanya di diary dan blog ini, karena jika saya curcol ke orang dan orang ini cerita ke orang lainnya, bisa bisa saya senewen sebab merasa harkat martabat saya sebagai seorang lelaki telah dikebiri.

Bagi saya, orang yang ngga sependapat dengan saya adalah intelektual yang semu. Saya memang ngga begitu pintar, tapi saya nyaman pada mindset bahwa ngga seorangpun pantas menceramahi orang lain tentang kehidupan sosialnya. Dan manusia-manusia modern tahun 2017 yang saya temui ini sepertinya penghuni masa kini yang sudah terlalu pintar untuk menceramahi saya karena mereka pikir saya terjebak di masa kuno.

Tapi emang sih saya pikir ngga bakal ngaruh juga kalo saya komentar dengan tulisan otak cetek gini ke manusia-manusia modern tahun 2017 itu., sebaliknya saya kalo nulis argumen gini melalui blog ini malah jadi suatu bukti kegalauan saya. Jadi? speak up ke mereka satu satu itu lebih baik?

Gini ya, i thought i was a good man. Till now i still want to believe so. Saya ngga suka diceramahin macem-macem apalagi dikasih saran bla bla bla blaaa tentang “seharusnya saya”. Ngga usah repot-repot ngasih advise ke kehidupan orang. Do you hear me, Manusia Tahun 2017?

Damn!!! Kenapa sih pikiran ini semrawut ngga karuan! I don’t know why. I wonder why. My best guess is because i’m lonely. Agree! Yes, i am. This time, now, i’m just lonely. Is that a confession? Yes. It’s a confession of mine.

Jadi sekarang baru nyadar kalo kesepian?? Ya, sometime i need one close friend, untuk bicara ringan dan berkirim pesan sederhana. Misalnya apa kabar, atau lagi apa? Hah klise basi!! Tapi hey, bertanya kabar adalah hal yang menyenangkan bukan? Dari pertanyaan basi ini kita bisa ngerti keadaan seseorang, juga bisa memberi efek perhatian. Benar? Ah, sudah lama rasanya ngga ada yang nanya kabar saya.

Ya, jujur,, ini ya! selain kesepian sekarang saya sedang merasa bodoh. Bodoh, bodoh banget… Ngga tau ya, tiba-tiba aja saya merasa bodoh sekali, sekarang… saya ngga tau aja. Mungkin karena ramainya suasana malam ini…dan saya ngga punya teman ngobrol di tengah banyaknya orang, hanya bermain laptop. Thanks to this laptop now i can pretend that i’m busy and not lonely–although i believe banyak orang sekitar ngelirikin saya karena meja kosong dan sendirian.

Dih, Ge er!!

Tapi biarpun begitu, i hope miracle happened like in movies i used to watch. But there’s no miracle. Kenapa? karena biasanya kalo di tempat ramai ada orang yang sendirian itu bakal ada orang yang ngajakin kenalan dan ngobrol trus jadi pacar, minimal teman. Tapi ini enggak, engga ada begituan. Yaiyalah ngga ada, kan situ ngga tampan!

Hahaaahaaa tampan? Kalian masih suka menilai fisik pria rupanya? Masih mengkapling pria menjadi tipe-tipe tertentu dengan standard dan kriteria tersendiri? Damn! rasanya kalian absurd sekali.

Tapi kenapa ya? Kenaaapaaa? Kenaaapaaaaaaa baru inget, kalo ini adalah malam minggu! Kenapa masuk ke cafe ini?? Siaaaaalllllllll….!!!!!.

Surat dari Pria GR

Standar

Ini, adalah surat peringatan dari seorang Pria, untuk hatinya. Agar tak lagi rindu. Agar tak perlu bertele-tele dan cengeng seperti roman, dan tak perlu seperti drama atau seperti kisah sinetron lainnya.

Tidak seperti para Pria lainnya, Pria ini menolak untuk berani, dia pemalu, bisu rasa dan juga buta rupa. Seumur hidup dia tidak terlalu mengenal banyak Nona-nona. Ada begitu banyak hal yang belum dia ketahui tentang mereka. Pria ini kuno, semakin berumur dia tak lagi punya teman untuk sekedar dikirimi pesan atau untuk bercakap-cakap ringan. Pun begitu banyak yang masih misteri, tapi ada rasa senang yang sungguh tak terelakkan setiap kali dia berdiskusi denganmu Nona. Saat tenggelam dalam duniamu Nona, Pria GR itu cukup bahagia karena tak lagi sepi.

Pria itu tak tahu sejak kapan dia merasakan GR nya. Awalnya dia sekedar iseng menyapa. Sedikit kata dan membosankan. Yang pertama kali hanyalah “hei” yang sederhana, lalu dia lupa kata apa berikutnya yang bisa membuat Nona suka membalas. Namun dia ingat betul dia belum jadi GR kala itu. Entah sejak kapan tiba-tiba bayangan Nona itu mulai mengganggu hidupnya. Jadi, Pria yang dulunya suka rasa sepi itu sadar bahwa karena perkara ini, sekarang hatinya belum mau memaklumi dan enggan berdamai dengan pikiran.

Sekarang Pria GR itu seperti memakan sepotong kue rasa rindu di dalamnya. Selanjutnya rindu-rindu itu ada di tiap-tiap jendela, dan pintu, hingga atap rumah. Mereka menyelinap seperti dedemit yang menghantui dan suka bilang “hei” dengan nada seram kepadanya hingga muncul rasa takut. Ya, takut hanya karena “hei” yang sederhana Pria GR itu harus menanggung akibatnya.

Jadi, ini adalah surat peringatan rindu yang terlalu bodoh dan naif karena sebenarnya dia tak pernah mengenal Nona lebih dekat.

Andai Nona tahu? Saat tiba siang Pria GR itu sering muncul di tempat yang dulu menjadi awal perkenalannya dengan Nona. Menunggu, hanya mengamati dan melamun. Jadi jika Nona muncul di sana, bisa dengan cepat dia akan langsung menyapa. Harapannya tak akan pernah lebih dari itu. Jika lebih, Pria GR itu harus siap jatuh ke rindu yang lebih dalam. Tapi sekarang sudah jarang Nona berada di tempat tersebut. Apakah hari nya terlalu sibuk, Nona?

Surat peringatan ini hanyalah omong besar belaka karena Pria GR itu hanya pandai menunggu. Dia merasa chivalry nya akan ternoda jika hanya menyapa berbasa-basi tanpa guna. Jadi, maafkanlah Pria GR itu karena tidak bisa lupa. Maafkan, maafkan Pria GR itu, Nona.

“Sepertinya GR ini adalah malapetaka.”, begitu lirihnya.

…yang yang patah tumbuh yang hilang berganti
yang hancur lebur akan terobati
yang sia-sia akan jadi makna
yang terus berulang suatu saat nanti
yang pernah jatuh kan berdiri lagi
yang patah tumbuh yang hilang berganti…

“Banda Neira – Yang Patah”  is now playing.

Hanya Sabtu yang Lain

Standar

Again?!?

Where did it go wrong??
How i wish it could be a happy ending?
What a pity guy, ha?
Ok, my fault….
No courage. Just classic problem.
Sorry,
It’s not that simple
It’s like drama anyway !

Fokus dan semangat masih saja tertumpuk tidak karuan, berserakan kesana kemari. Kenapa? karena Tuannya sibuk. Sibuk dengan perasaan yang dia buang kesana, dia buang kemari, dia injak, dia kuatkan, dia hancurkan, dia kumpulkan kembali, dia patahkan dan dia satukan kembali. Selalu seperti itu tiada henti. Kasihan, kasihan! Sepertinya kurang sadar, sadar akan hidup yang selama ini dihabiskan energinya hanya dengan terlalu banyak memikirkan dan terfokus dengan perasaan. Baik perasaan sendiri atau perasaan orang.

*)Tulisan random di sabtu pagi diiringi lagu A-Ha – Take on Me dengan kopi yang terlalu pahit