Category Archives: hanya catatan

Lebaran Santai

Standar

*Menulisi ini di teras, sambil liat anak-anak kecil pawai obor ngerayain malam Takbir Idul Fitri*

Pertama, saya ingin mengucap Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir dan bathin kepada entah siapapun kalian.

Jadi, besok adalah tentang lebaran Idul Fitri, dengan tradisi sungkeman dan ketemu keluarga besar? gimana? Akan baik-baik aja? Bagi saya yang memang sudah masuk umur tuanya, setiap momen kumpul lebaran paling engga ada beberapa hal yang sudah kadung default semisal pertanyaan yang sensitif, horor dan menggalaukan jiwa. Dulu sih rada berat nanggepin pertanyaan-pertanyaan tentang studinya?, kerja apa?, udah ada calonnya?, kapan nikahnya? bla bla bla… Kalo sekarang? cih, enteng! slow ajaaaa udah kebal, kuping udah budeg, cengar-cengir kuda aja…santai. Ngga perlu dibawa perasaan karena memang semua orang ingin tahu soal kita. Terlebih orang yang udah tau kecilnya kita kayak apa, jadi wajar emang mereka tanya-tanya kita pas udah dewasa, itu perhatian.

Tapi okay, pertanyaan udah ada calon / kapan nikah mungkin akan menguji intelejensia dan kemampuan nalar seorang jomblo tentang toleransi atas hal yang sangat garing dan batas kesabaran jiwa hahaaa… i’m sure most of you may guessed it right terlebih bagi kalian yang late-twenties kayak saya. Biar suasana ngga kaku, saya kadang malah suka promo-promo ngiklanin diri sendiri siapa tau di-broadcast sama mereka ke kerabatnya yang lain, jadi kalo ada yang nanya, senyumin aja pakai jawaban dengan template kalem-alim-ngenes biar bikin para calon mertua di luar sana bakal merasa aman kalau harus menitipkan sisa hidup putrinya bersama saya *halah.

Cuma dari semua hal, kadang ada juga tipe-tipe orang yang hobinya tanya-tanya waktu ngumpul lebaran. Semuanya ditanyain. Dari masalah karir, asmara, keuangan, kesehatan, pokoknya persis zodiak. ada juga mereka yang manfaatin momen kumpul-kumpul lebaran untuk nunjukin eksistensi diri, pamer. Tanpa ditanya-tanya, dia ngember cerita mempresentasikan dirinya: tentang gimana studinya, tentang karirnya sekarang, and another high level things. Pokoknya di hal-hal semacam itu kuping saya udah budeg bolot. Tapi ya gimana lagi kan? namanya orang emang macem-macem sifat dan karakternya, banyak yang cari-cari bahan obrolan basa basi yang kadang bikin hati jadi basi dan bikin lebaran jadi ngga easy. maklumin aja… *sip

Jadi, ngga apa-apa ada yang tanya kapan saya akan menikah, nevermind, i’m just the easy one. i’m ready, just ask me when i’ll join the i’m-married-club. Saya akan jawab gampang dan tetap santaaaaai : )

 

Okay ya! Selamat Lebaran! Lebar-in hati dan pikiran, tetap santai! *sungkem*

Iklan

Pops-Up in Mind; “Masih Gelap, Menunggu Terang”

Standar

Semakin kesini kok rasanya saya bukan tambah dewasa, tapi malah merasa kurang dalam berbagai hal. Seperti kurang peka dengan lingkungan sekitar, kurang terbuka dengan kehidupan sosial, selalu dicuekin kalo pas pdkt (*curcol) dan bahkan mudah sekali terbawa perasaan ketika ketemu teman lama yang udah gendong anaknya. Juga ditambah makin subuh tidurnya dan makin tambah banyak stresnya. Jadi kesel lama-lama sama diri sendiri!!. Menyedihkan!

Have you ever heard pepatah ; menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan?. Ini sebenarnya suatu kekhawatiran saya kah? Ah, palingan saya yang hanya terlalu berlebihan dalam memandang usia yang makin bertambah. Tapi okay, ngga segitunya juga sih, cuma yaaa… begitulah, namanya juga menuju usia yang bertambah tua. pikiran saya kadang suka aneh. Tapi apapun, saya benar-benar menolak untuk dikatakan tua sekarang. Karena kesannya sangat putus asa bila dikatakan tua. Mungkin ini cuma efek kesendirian saja dan ngga punya teman untuk share.

*Permisi Pak, ini bukan stand curhat. Bapak sebenarnya mau apa ke sini?*

*Oh, saya…. sayaaa,,,, sayaaaaa mau apa ya ke sini?*

*Lho, kok tanya saya Pak? Ini stand bagian informasi dan pengalaman Pak. Bapak ada pengalaman menarik apa minggu ini? Bisa lho diceritakan di sini, asal bukan curhat*

*ehmmm, apa ya?*

*Bagaimana Pak? coba diinget-inget lagi Pak. Kami sudah tidak sabar mau ngusir Bapak*

*Oh iya, saya kemarin baru aja nonton film Kartini*

*Bagus itu pak, silakan bisa di share ke pembaca sekalian. Tapi kalo Bapak mau curhat silakan angkat kaki dari sini.*

Ok FOKUS!!

Sebenernya, awal saya denger kabar tentang pembuatan film Kartini yang disutradarai Hanung Bramantyo ini udah setahunan yang lalu. But honestly, saya ngga tertarik nonton langsung filmnya karena di Jepara emang ngga ada gedung bioskop! FYI, orang Jepara kalo mau nonton film bioskop harus ke Semarang, atau paling deket ke Kudus. itu juga udah makan waktu tempuh perjalanan yang cukup lama, jadi kalo bener-bener ngga ada waktu luang ya ngapain nonton jauh-jauh ke kota sebelah kan? Besides, ngapain juga orang single kayak saya nonton film ke bioskop? bisa ngerusak suasana! that’s why saya udah ngga pernah lagi nonton film ke bioskop sejak 2010 hahahaaaa… kampungan!

Wait, you guys don’t call me as kampungan karena ngga pernah nonton film ke bioskop. I tell you, i prefer to choose download and watching movies on youtube for free! and i call it smart! hah!!!

Dari kabar yang beredar, beberapa pihak dan komunitas di Jepara ingin “memulangkan” Kartini untuk bisa diputar di Jepara, kota kelahirannya. Jadi agar film Kartini ini bisa dinikmati masyarakat Jepara, mereka bekerjasama dengan Legacy Pictures berencana untuk memutar film Kartini secara eksklusif dan spesial di Jepara. And then, amazing!! they had a deal! and it became trending all of the days! Pemutaran filmnya akan berlangsung di Gedung Wanita, semacam gedung serbaguna gitu. So, it feels like hadir di acara penataran pas nonton filmnya.

tiket film kartini jepara, tiket nonton film kartini spesial jepara, film kartini diputar di jepara,film kartini jepara,film kartini diputar di gedung wanita jepara

ini dia foto penampakan tiket film Kartini yang diputar di Jepara. Berbeda dengan tiket bioskop XXI pada umumnya. Kreatif ya! ngeprin di percetakan offset ni pasti…..

Untuk harga tiketnya dibagi 2, tiket online dibanderol dengan harga 30 ribu tempat duduk reguler, dan 20 ribu untuk tempat duduk tribun. Untuk tiket on the spot 35 ribu tempat duduk reguler dan 25 ribu di tempat duduk tribun. Selisih 5 ribu untuk tiket online dan offline. Berhubung pas pengumuman resminya di twitter saya lagi nongkrongin pc langsung aja daftar tiket online dapet deh 30 ribu, mayan selisih 5 ribu bisa buat keluar masuk toilet umum 2 kali.

Di tiket film Kartini yang saya beli bakal diputar mulai pukul 14.00. Saya datang 10 menit lebih awal. Biar saya bisa cepet masuk gedung tanpa galau liat orang-orang berpasangan.

Setelah saya tiba di tempat acaranya, pas masuk…..

*tret toret toreeeettttt! (baca: suara terompet)
*red carpet digelar
*pangeran memasuki gedung!
*hadirin diundang berdiri!
*kemudian hening*

…..eh udah banyak orang aja dan ternyata saya duduknya sebelahan sama cewe lucu. jadi kanan saya cowo dengan wangi parfum 500 ribu yang tumpah sebotol, dan kiri saya cewe yang sendirian. hihiiii mau nanya-nanya ah tapi malu *tertawa centil sambil menutup mulut dengan sapu tangan warna pink*. Tapiiiiii ngobrol ke cewe yang ngga kita kenal pas nonton film itu kayak berasa blind date ya, ummm.. ngga juga sih…not so blind date, but setengah blind date mungkin karena ngga sengaja kenalnya pas lagi nonton film. belum kenal tapi personally udah duduk berduaan aja. Tapi face to face, eyes to eyes, ears to ears, and kiss to kiss kan belum….jadi belum bisa dikatakan nge-date.

*Woyyy!! Review acara pemutaran filmnya manaaaaaaaaa…. Curcol muluuu Pak!!!*

O iya, lupa. Maafkan kami pembaca yang budiman, mari ikuti perjalanan redaksi dalam meliput acara pemutaran film Kartini di Gedung Wanita Jepara, *ehm agar judulnya tidak kepanjangan sebaiknya kita singkat saja dengan APFKDGWJ saja*, yang mendapat klaim spesial dari Legacy Pictures agar pembaca sekalian tidak penasaran.

1. Review Film
Film Kartini mengisahkan tentang sejarah Raden Adjeng Kartini yang berusaha mendobrak tradisi kuno Jawa mengenai hak perempuan untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan kaum laki-laki. Pada pertama melihat pembukaan film, sudah saya duga film dengan genre biopik seperti Kartini ini diset dengan latar tahun 1800an yang mengajak kita membaca sejarah dengan alur maju.

Dalam beberapa scenes, saya yakin anda akan merasa baper tentang bagaimana hati seorang perempuan yang mau dinikahi tanpa cinta, dipingit, menikah karena paksaan, poligami, dll. Saya baper dari film ini, justru karena soal percintaan Kartini dan adik-adiknya yang lebih mengena ketimbang effort Kartini dalam memajukan pendidikan anak bangsa di desanya sendiri. Tapi namanya juga kisah dalam film. kalau ngga ada bumbu-bumbu percintaan dan kesedihan jadinya ngga akan menohok, *hihihiii redaksi sok tau. *ditimpuk Hanung Bramantyo*

Jadi para pembaca sekalian, banyak sekali pelajaran yang bisa redaksi sampaikan dari film Kartini, antara lain; Pelajaran pertama; Jangan pernah membanding-bandingkan, itu bukan sifat yang baik. Karena kalau Anda mempunyai sifat suka membanding-bandingkan maka Anda akan merasakan kalau Dian Sastro itu berperan sebagai Cinta nya Rangga di AADC, maka dari itu jangan pernah membandingkan ya! Karena nanti feelnya ngga dapet. Atau kalau pas liat akting Ayushita yang berperan sebagai Kardinah, jangan seakan membandingkan Anda seolah menonton The East yang tiap hari sabtu dan minggu tayang di Net Tv. Itu juga nanti feelnya ngga dapet. Pelajaran kedua, bagi Anda bapak ibu sekalian, jangan pernah memaksakan putri Anda cepat-cepat menikah. Kalau bapak ibu sekalian bingung mau cari menantu yang seperti apa, carilah yang hidupnya sederhana saja seperti admin blog ini, niscaya akan bahagia. kalo bapak ibu minat, nanti hubungi admin di belakang ya. *ditimpuk Hanung Bramantyo (lagi)*

2. Suasana Nonton
Banyak sekali hal-hal yang bermanfaat bisa dilakukan di APFKDGWJ ini antara lain; datang, konfirmasi tiket ke petugas, masuk gedung, duduk diem, nekuk kaki – selonjorin kaki, miringin pantat ke kanan ke kiri, atau juga bagi orang-orang gaul tahun 2017 bisa melakukan berfoto berdua, berfoto bertiga, berfoto sendiri, berfoto bertiga tapi yang tadinya di tengah jadi di sebelah kiri, dan lain-lain. Bermanfaat sekali, bukan?

3. Penjual Cang Ci Men
Di APFKDGWJ ini kalian tidak akan menemukan penjual Cangcimen berkeliaran. Jadi, penonton sebaiknya membawa bekal makanan sendiri agar bisa melakukan kegiatan yang berfaedah seperti yang dilakukan redaksi, diantaranya; makan snack, minum, meremas kemasan makanan dan membuang sampahnya sembarangan tapi dipungut lagi dan dimasukkan kantong kresek karena merasa berdosa. Wow, pokoknya so many things to do!.

4. Pasangan Mesum
Pada acara pemutaran film Kartini ini redaksi tidak menemukan pasangan yang mesum seperti di bioskop-bioskop pada umumnya. Kalau pasangan yang alay narsis dan ABG labil pecicilan ada lumayan banyak. Bagi Anda sekalian yang sudah berumur twenty-something yang semestinya sudah menunjukkan sisi kedewasaan dan aura kewibawaan yang matang, ada baiknya saat mendengar cekakak-cekikikan ABG-ABG labil pas nonton film itu Anda harus tetap fokus dalam menonton film meskipun Anda sudah dikerubungin lalat karena mulai busuk dan garing. Berpura-pura lah untuk diam dan menikmati film, karena bersama mereka akan menjadikan Anda seperti prasasti yang menjelaskan siapa itu sebenarnya makhluk dewasa.

Ehmm…by the way.. i really envy when I saw that lebay couple yang cewe nya nyenderin pala di pundak cowo nya. Udah pada pinter pacar-pacaran padahal saya dulu ngga boleh pacaran sebelum lulus SMA,. Kalo boleh juga ngga ngaruh sih…ngga ada yang mau juga…mungkin biar saya ngga minder, makanya ibu saya sok-sok-an ngga ngebolehin biar saya ngga ada excuse terhadap “ketidaklakuan” saya. Excuse sama diri sendiri terutama. Dan ibu saya emang tau banget kualitas wajah anaknya yang ngga tampan ini…arrgggh…!!!

*Kan?!!! Curcol lagi??!!! Apaan si Bapak ini! Katanya mau sharing info….. yuk teman-teman kita tinggalin blog ini*

Maaf pemirsa, redaksi kelewat curhat. Kebawa suasana hati soalnya.

Baiklah kalau begitu cukup demikian laporan kami. Di bawah ini terdapat foto-foto dari redaksi selama berada di Acara Pemutaran Film Kartini di Gedung Wanita Jepara. Redaksi mengalami kesusahan mengatur foto-foto dikarenakan redaksi hanya datang sendirian dan pulang tak di antar. Di samping itu paket internet perusahaan redaksi yang hanya 30 ribu untuk 2GB sehingga internet tidak mampu mengunggah foto lebih banyak, lagipula redaksi merasa percuma mengatur foto sedemikian rupa. Pembaca silakan menyusun sendiri foto-foto di bawah dan menebak-nebak seperti apa muka redaksi yang meliput acara ini.

Demikian laporan langsung dari Acara Pemutaran Film Kartini di Gedung Wanita Jepara. Artikel ini rencananya juga akan kami kirim ke National Geographic Channel dan Lonely Planet agar kota Jepara kami mendapat donasi dari warga dunia untuk bisa membangun gedung bioskop. Maka dari pada itu, doa pembaca sangat kami harapkan. Selamat menikmati acara selanjutnya. Sekian, dan terima kasih.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Ngantri tiket pada mau nonton Dian Sastro katanya.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

yang nonton banyakan cewenya! kali ajaaa dapet satu!

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Penonton dari tribun yang lucu lucu. Pada mau dukung tim mana nih?

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo

Suasana penonton view dari tribun kayak lagi nonton pertandingan Pro Liga.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo

Suasana penonton view dari depan (foto dapet nyolong dari Twitter)

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo

Ada mbak mbak duduk di depan sendirian. jomblo mungkin, Samperin ngga ya?

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Eh mbak-mbak jomblonya malah diajakin kenalan duluan sama cowo lain!!

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Wah udah mulai rame nih! banyak cewe2 kece!

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Pemutaran fimnya pakai proyektor layar tancep nih! Mantap jiwaaaaaa!!!!

suasana nonton bareng film kartini jepara,acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Ada suasana gelap-gelap enak untuk romantisan.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Kejutan!! ada Hanung Bramantyo mau nimpuk saya karena udah lancang nge-review Film Kartini di blog ini.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Cewe2 pada rempong mau motoin Hanung Bramantyo. Kayak ngga pernah liat Hanung Bramantyo sih???

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Cieeee… ada mbak-mbak yang mau ikut nampang di blog ini. jangan lupa, nanti bayar lho mbak… dibaca se-indonesia lho ini.

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Hanung Bramantyo beserta crew-nya dirubungin fans!

acara pemutaran film kartini di jepara,pemutaran film kartini di gedung wanita jepara,film kartini di jepara,acara film kartini gedung wanita jepara,antusiasme penonton film kartini di jepara,pemutaran film kartini di jepara ada hanung bramantyo,hanung bramantyo di gedung wanita jepara,cewek cewek cantik di film kartini jepara

Hanung Bramantyo beserta crew-nya dideketin cewe berjilbab yang mau ikut casting. heh?

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Ada yang Sedang Bodoh

Standar

Hai, kembali ketemu lagi dengan saya, admin blog yang sedang mati-matian untuk menjadi ngga galau-galau lagi di umur tua nya. Apa? Sudah lupa? Siapa saya? Saya,……

Kenalkan… seorang berzodiak Scorpio. Seringkali saya sendirian dan ngga mau mendengar pendapat orang, ngga mau terlalu menunjukkan kebaikan pada siapapun sebab saya ngga suka dipuji apalagi dikritik. Saya hanya membongkar kegalauan hanya di diary dan blog ini, karena jika saya curcol ke orang dan orang ini cerita ke orang lainnya, bisa bisa saya senewen sebab merasa harkat martabat saya sebagai seorang lelaki telah dikebiri.

Bagi saya, orang yang ngga sependapat dengan saya adalah intelektual yang semu. Saya memang ngga begitu pintar, tapi saya nyaman pada mindset bahwa ngga seorangpun pantas menceramahi orang lain tentang kehidupan sosialnya. Dan manusia-manusia modern tahun 2017 yang saya temui ini sepertinya penghuni masa kini yang sudah terlalu pintar untuk menceramahi saya karena mereka pikir saya terjebak di masa kuno.

Tapi emang sih saya pikir ngga bakal ngaruh juga kalo saya komentar dengan tulisan otak cetek gini ke manusia-manusia modern tahun 2017 itu., sebaliknya saya kalo nulis argumen gini melalui blog ini malah jadi suatu bukti kegalauan saya. Jadi? speak up ke mereka satu satu itu lebih baik?

Gini ya, i thought i was a good man. Till now i still want to believe so. Saya ngga suka diceramahin macem-macem apalagi dikasih saran bla bla bla blaaa tentang “seharusnya saya”. Ngga usah repot-repot ngasih advise ke kehidupan orang. Do you hear me, Manusia Tahun 2017?

Damn!!! Kenapa sih pikiran ini semrawut ngga karuan! I don’t know why. I wonder why. My best guess is because i’m lonely. Agree! Yes, i am. This time, now, i’m just lonely. Is that a confession? Yes. It’s a confession of mine.

Jadi sekarang baru nyadar kalo kesepian?? Ya, sometime i need one close friend, untuk bicara ringan dan berkirim pesan sederhana. Misalnya apa kabar, atau lagi apa? Hah klise basi!! Tapi hey, bertanya kabar adalah hal yang menyenangkan bukan? Dari pertanyaan basi ini kita bisa ngerti keadaan seseorang, juga bisa memberi efek perhatian. Benar? Ah, sudah lama rasanya ngga ada yang nanya kabar saya.

Ya, jujur,, ini ya! selain kesepian sekarang saya sedang merasa bodoh. Bodoh, bodoh banget… Ngga tau ya, tiba-tiba aja saya merasa bodoh sekali, sekarang… saya ngga tau aja. Mungkin karena ramainya suasana malam ini…dan saya ngga punya teman ngobrol di tengah banyaknya orang, hanya bermain laptop. Thanks to this laptop now i can pretend that i’m busy and not lonely–although i believe banyak orang sekitar ngelirikin saya karena meja kosong dan sendirian.

Dih, Ge er!!

Tapi biarpun begitu, i hope miracle happened like in movies i used to watch. But there’s no miracle. Kenapa? karena biasanya kalo di tempat ramai ada orang yang sendirian itu bakal ada orang yang ngajakin kenalan dan ngobrol trus jadi pacar, minimal teman. Tapi ini enggak, engga ada begituan. Yaiyalah ngga ada, kan situ ngga tampan!

Hahaaahaaa tampan? Kalian masih suka menilai fisik pria rupanya? Masih mengkapling pria menjadi tipe-tipe tertentu dengan standard dan kriteria tersendiri? Damn! rasanya kalian absurd sekali.

Tapi kenapa ya? Kenaaapaaa? Kenaaapaaaaaaa baru inget, kalo ini adalah malam minggu! Kenapa masuk ke cafe ini?? Siaaaaalllllllll….!!!!!.

Surat dari Pria GR

Standar

Ini, adalah surat peringatan dari seorang Pria, untuk hatinya. Agar tak lagi rindu. Agar tak perlu bertele-tele dan cengeng seperti roman, dan tak perlu seperti drama atau seperti kisah sinetron lainnya.

Tidak seperti para Pria lainnya, Pria ini menolak untuk berani, dia pemalu, bisu rasa dan juga buta rupa. Seumur hidup dia tidak terlalu mengenal banyak Nona-nona. Ada begitu banyak hal yang belum dia ketahui tentang mereka. Pria ini kuno, semakin berumur dia tak lagi punya teman untuk sekedar dikirimi pesan atau untuk bercakap-cakap ringan. Pun begitu banyak yang masih misteri, tapi ada rasa senang yang sungguh tak terelakkan setiap kali dia berdiskusi denganmu Nona. Saat tenggelam dalam duniamu Nona, Pria GR itu cukup bahagia karena tak lagi sepi.

Pria itu tak tahu sejak kapan dia merasakan GR nya. Awalnya dia sekedar iseng menyapa. Sedikit kata dan membosankan. Yang pertama kali hanyalah “hei” yang sederhana, lalu dia lupa kata apa berikutnya yang bisa membuat Nona suka membalas. Namun dia ingat betul dia belum jadi GR kala itu. Entah sejak kapan tiba-tiba bayangan Nona itu mulai mengganggu hidupnya. Jadi, Pria yang dulunya suka rasa sepi itu sadar bahwa karena perkara ini, sekarang hatinya belum mau memaklumi dan enggan berdamai dengan pikiran.

Sekarang Pria GR itu seperti memakan sepotong kue rasa rindu di dalamnya. Selanjutnya rindu-rindu itu ada di tiap-tiap jendela, dan pintu, hingga atap rumah. Mereka menyelinap seperti dedemit yang menghantui dan suka bilang “hei” dengan nada seram kepadanya hingga muncul rasa takut. Ya, takut hanya karena “hei” yang sederhana Pria GR itu harus menanggung akibatnya.

Jadi, ini adalah surat peringatan rindu yang terlalu bodoh dan naif karena sebenarnya dia tak pernah mengenal Nona lebih dekat.

Andai Nona tahu? Saat tiba siang Pria GR itu sering muncul di tempat yang dulu menjadi awal perkenalannya dengan Nona. Menunggu, hanya mengamati dan melamun. Jadi jika Nona muncul di sana, bisa dengan cepat dia akan langsung menyapa. Harapannya tak akan pernah lebih dari itu. Jika lebih, Pria GR itu harus siap jatuh ke rindu yang lebih dalam. Tapi sekarang sudah jarang Nona berada di tempat tersebut. Apakah hari nya terlalu sibuk, Nona?

Surat peringatan ini hanyalah omong besar belaka karena Pria GR itu hanya pandai menunggu. Dia merasa chivalry nya akan ternoda jika hanya menyapa berbasa-basi tanpa guna. Jadi, maafkanlah Pria GR itu karena tidak bisa lupa. Maafkan, maafkan Pria GR itu, Nona.

“Sepertinya GR ini adalah malapetaka.”, begitu lirihnya.

…yang yang patah tumbuh yang hilang berganti
yang hancur lebur akan terobati
yang sia-sia akan jadi makna
yang terus berulang suatu saat nanti
yang pernah jatuh kan berdiri lagi
yang patah tumbuh yang hilang berganti…

“Banda Neira – Yang Patah”  is now playing.

Talk No Talk

Standar

This might be a beginning but it’s been so bad now. I wasn’t so sure also whether she has that interest to me as i wasn’t sure about me myself since we’ve only chatted several times. Although i always start the conversation with a simple Hi and just end without good explanations. I’m just getting tired and i need “something new” to begin.

Bener-bener taik kucing! Akhir-akhir ini mungkin lebih dari 10 kali saya melihat Whats App dalam sehari dengan mata terfokus pada satu nama. Biasanya ngga demikian, intensitas saya pegang ponsel bisa dibilang minim, saya akan buka ponsel jika butuh telfon atau ada pesan atau email yang masuk saja. Ternyata, naksir seseorang itu membingungkan dan mengingatkan saya tentang diri sendiri. Baru sadar kalau ternyata ada beberapa sifat saya yang baru muncul belakangan ini. Dalam kasus tertentu seperti hal ini saya itu ternyata ngga pedean, terkadang sulit untuk menaikkan kepercayaan diri kalau tiba-tiba ngga pedean ini muncul. Saya juga kembali disadarkan kalau rasa pede itu ternyata sebanding dengan kualitas muka. (?)

Meski hanya ingin mengirimkan pesan sederhana “Hai, lagi apa?” diri ini masih kaku malu. Ketahuilah nona, jika ada seorang pria yang mengirimkan pesan “Selamat malam”, atau “hai lagi apa.” atau pesan sapaan klise basa basi lainnya itu berarti dibalik pesan tersebut ada pria yang dalam hatinya menahan malu dan gengsi, bukan menahan boker. Jika kamu ngga balas atau kamu balasnya sehari atau seminggu kemudian, itu berarti kamu udah traktir dia dengan makanan beracun tikus. Sekalipun jika kamu ngga suka, plis…. tegasin kalau kamu ngga suka biar pria itu mundur dan dengan cepat bisa handle feelingnya.

I’m still not sure now, but i always see things are going well. I hope so.

Apakah dia ingin ditanyai dan ingin diberi kabar ?. Seringkali saya mati-matian menahan debat batin hanya untuk mengirim pesan sebatas Hai. karena selalu berpikir saya akan terlihat seperti pria agresif meski bukan demikian. Baiknya, akal saya masih setia dengan logika sederhana bahwa kami masih dalam tahap berkenalan dan masih me reka-reka satu sama lain. Jadi, saya harus bisa mengingati diri sendiri bahwa awal perkenalan ngga bisa diartikan terlalu jauh tanpa ada pertanyaan dan pernyataan.

Mungkin kami sejauh ini (baginya) masih dalam tahap perkenalan sepintas saja, hingga ngga masalah jika ngga berkirim kabar seharian, semingguan, sebulanan. Dan meskipun pesan yang terkirim (akan) berujung tanpa balasan.

So, if you have a minute why don’t we just meet?

Heiy, November yang Baru !

Standar

Heiy, Welcome 1st November !

Biasanya akan ada 3 moment yaitu di awal, tengah dan akhir November yang biasa saya ngerayain sendiri. Dalam hal ini menghibur diri, sangat berbaik-baik sama diri sendiri, lebih tepatnya manjain diri dengan makan makanan yang ngga tiap hari saya makan. Ya, cukup sendiri ngga usah ajak-ajak orang. Cukup spesialin diri sendiri aja untuk 3 momen berkesan dalam satu bulan November.

Malam ini, setelah kenyang makan. saya duduk di bangku taman kota. Menikmati malam liat ramainya lingkungan sekitar. Demi menghindari prasangka orang-orang, saya seringkali pura-pura sibuk dengan membawa earphone dan banyak snack biar ngga dikira galau melamun nunggu seseorang, karena pernah kejadian soalnya. Shit, that’s annoying when some people ngga respect nanya-nanya trus ikut numpang duduk di bangku saya dan ngoceh keras sama temen-temennya dan bikin sakit kuping. Jengkel untuk hal seperti ini, padahal niat nya saya buat nyendiri ngilangin jenuh eh malah kedatangan stress.

Ada kejadian tadi saat saya duduk-duduk santai tiba-tiba terdengar suara mendesah feminim di samping saya. Setelah menoleh, saya sebagai pemuda yang masih dikuasai hormon lonely ini jadi banyak banget komentar ngga penting yang otak saya pikirkan saat liat ini:

pengamen waria jepara, transgender singing beggar jepara,bencong jepara,pengamen bencong jepara, pengamen banci jepara,pengamen banci waria alun-alun jepara

A transgender singing beggar at public park

“Doeeeeeeeengggggg… makhluk apa ini! kekar banget bodi nya, …tangannya gede banget tapi ngondek. mana tatoan juga. Hadooohh itu di roknya kok nongol-nongol di tengah apaan….. TIDAAAAAAKKKKK…..”

Dan dia langsung nyanyi-nyanyi aja di deket saya, suaranyaaaa….. oh my…… blown away!! cetarrrr!!!! Dengan suara berat-berat kombinasi melengking…dan improvisasi di sana-sini… saya curiga kang banci ini implan vibrator di tenggorokan…vibranya bu…geter bener…ngalahin Princess Syahrini (?)

Jadi karena lagunya saya ngga bisa sing along, saya minta dia nyanyiin lagunya Kuntoaji – Terlalu lama sendiri. eh dia jawabnya ngelawak cekikikan kalau ngga tau lagunya, bisanya lagu dangdut gitu hihihi… ketawanya meringis genit sambil colek-colek saya. #njiirrrrrr. merinding saya !.

Setelah dibuai syahdunya suara Kang banci itu, overall….okay performance… ya, karena dia sukses menghibur hati saya meski lagunya ngga ear catchy dan tampangnya spooky. Jadi sebagai imbalan saya sawer uang 10 ribu. Aduh meringisnya dia girang banget kayak mau cium saya, tapi eittssss karena menjaga kesucian perjaka sholeh saya dengan cepat menghindari belaian tangannya saat nerima saweran. Kuatirnya ntar tangan saya dipegang terus langsung dipeluk cium. iyuuuuhhh…. bisa jatuh pamor imej lelaki sholeh saya hihi.

But actually he has really opened my eyes, karena kalau dipikir dia bener-bener berani nantang dunia. ngga bisa saya bayangin derita hati nya saat dimaki oleh orang-orang, diejek sana sini tapi dia tetep aja kokoh sama idealisme nya bahwa menjadi sosok yang feminim adalah kodrat nya meski dinilai salah. Sementara kita, masih aja ngeluh dengan hal-hal sepele. Malu rasanya. i hope you guys still care about people like him. jika ada yang ngamen kayak gitu sedekahin aja pakai uang lebihan, jangan recehan.

Tumben jadi wibawa gini?

Hahaa,, udahan aja deh random thoughts nya. Ah, ngga kepikiran kang banci ternyata masuk dalam spesial moment di pembukaan November saya hahaaa. Selamat merayakan November para klan scorpio !

PS: Setelah sekian lama betah sendiri, akhir-akhir ini saya sedang mencoba kenal dengan seseorang, tapi rasa trauma masih membelenggu. What to do??!!!

Banyak yang Nikah, Kamu Juga?

Standar

….Me and some guys from school
Had a band and we tried real hard
Jimmy quit, Jody got married
I should’ve known we’d never get far,..
Oh, when I look back now
That summer seemed to last forever
And if I had the choice
Yeah, I’d always wanna be there
Those were the best days of my life…
Summer Of ’69 – Bryan Adams

Hmm… the tittle is sooo annoying.. Okay, i don’t expect something better in this blog… seperti pertama kali bikin blog ini dan terakhir kali login kesini, maunya cuma tulis sesuatu yang menuhin otak! random, anything! but in fact i expect i can write the important and information things in it…. But you know me,, i’ve no qualification for that…otak cetek sih… so, again, this post is sooo much Garing actually,… Garing with capital “G”. biarin blog ngga ada konten bagus karena ngga ada smart writing… maunya bahas kegalauan aja..(..tetep..).

07:45. Si Bryan Adams lagi nyanyiin Summer of 69 di playlist saya pagi ini, penggalan liriknya bikin dada kedat-kedut karena dia bilang “merit-meritan” segala. Karena bicara merit, di bulan September ini banyak sekali yang melangsungkan pernikahan. Mulai dari kerabat, tetangga, teman, temannya teman hingga teman yang ngaku-ngaku teman…..ngasih undangan!.

Hari Sabtu ini, ada 5 undangan nikah dari orang-orang yang ngaku-ngaku kenal sama saya, cih…haha. Keterlaluan, padahal teman yang bener-bener saya kenal hanya 2 orang aja, 1 teman lama masa SMA dan 1 teman spesial. sisanya, teman entah berantah yang saya lupa kenalnya dimana. Tapi, anyway saya tetep respect sama mereka karena telah mengundang saya, terima kasih sekali karena sudah ngasih reminder buat saya.

A reminder that means i’m growing older,
A reminder that means i’m too long being single pendekar,
A reminder that means just don’t be insecure,
A reminder that means God where is she?.

Okay, kita bicara hal klasik kali ini. Persoalan hadir di pesta nikahannya teman, posisi kamu adalah single…sendirian yang nanti akan berbaur dengan teman-teman yang rata-rata sudah berpasangan. Tebakannya adalah selalu akan ada orang bodoh norak yang nantinya bertanya meski hanya berbasa-basi, “kamu kapan nikahnya?”, “Jangan kelamaan sendiri, cepetan cari jodohnya”, “Jangan kejar karir melulu nanti nyesel keburu tua”, “jangan pilih-pilih kalo cari jodoh”.

Teman tetep teman, tapi teman yang berbasa-basi dan ngasih advices seperti itu menurut saya adalah teman bodoh norak. Saya ngga marah kok, hanya saya rasa terlalu kekanak-kanakan menanyakan hal seperti itu. at least, bertanya kabar dan saling mendoakan adalah hal yang lebih baik. So, don’t push anyone to get marry soon, let them enjoy and wait their time, cause God will provide them the best person when the time comes. Menikah memang bentuk ibadah yang bisa menyempurnakan agama, tapi jangan buru-buru nikah hanya sekedar ikut-ikutan teman, ini nikah bro bukan ganti baju ngga cocok kembalikan, jadi ngga smart banget tanya lu kapan nikah? kalau kita nikah pastilah kabar-kabarin elu, ngga usah rempong tanya-tanya. karena kan yang jelas ngga bisa ditentuin kapan waktunya, bisa cepet bisa juga lama, kalau soal waktu dan jodoh kan terserah sama Tuhan. Dia akan adil untuk save the best for last. Percaya deh! : D

Anyway, bicara pesta pernikahan pasti yang digosipin disana adalah mas kawin yang diserahkan apa, jadinya identik dengan modal nikahnya berapa. Mau sedikit ngulas dikit karena akhir-akhir ini di kota saya ada sebuah cerita tentang lamaran pernikahan yang menyita perhatian. Seorang pria melamar pengantin wanita nya dengan menyerahkan mas kawin motor Yamaha Nmax, heboh lagi ada juga yang membawa lamaran berupa mobil Honda Jazz. Banyak yang nyinyir ngoceh alah palingan kreditan, alah palingan nanti istrinya ikut nyicil bareng, alah paling bentar lagi diambil dealer, alah palingan bentar lagi digadein buat modal warung nasi kucing bla bla bla bla… Dengan canggihnya teknologi pasti jadi viral banget lah apalagi mengingat pandangan publik adalah hal yang mempengaruhi standard hidup. Ya, pasti banyak ocehan. Karena biasanya kan seserahan mas kawin standard berupa seperangkat alat sholat dan emas berapa gram doang. Nah kalau di tempat saya dengan lamaran model begini, pastilah dikupas habis gosipnya, ibu-ibu rempong akan awet sekali gosipinnya berhari-hari. Eh, tau nggak anaknya si ibu Tuti kemarin dapet pegawai BRI lamarannya seperangkat alat sholat sama 10 onta arab bergigi emas. alah jeung itu sih nggak seberapaaaa, anaknya bu Eko malah dilamar sama seperangkat alat sholat plus jadwal berangkat haji tahun 2050. and then bla bla bla bla whatever.

Saya jadi bertanya-tanya sebenarnya dari mana pandangan publik itu berawal?
Siapa yang menentukan suatu standard hidup di dunia?
Apakah mas kawin berupa barang mewah bisa menjamin bahagianya pernikahan?
Kenapa ganteng-cantik bagi banyak orang itu harus berupa fisik?
Apakah orang yang sukses itu selalu kaya raya?
Kalau keluarga dengan rumah beratap jerami beralas tanah artinya mereka tidak bahagia?
Apakah makanan yang mewah itu sejenis sushi, pizza, pasta, dan semua makanan khas luar negeri?
Atau kalau belum punya smartphone artinya orang itu ngga gaul?

Bagaimana mungkin manusia itu sendiri yang membuat standard dan batasan-batasannya sendiri? Yang saya tahu pasti, manusia ngga akan pernah bahagia jika terus mengikuti keinginan dunia, keinginan tetangga, keinginan pacar, keinginan teman, keinginan berita televisi, keinginan majalah fashion dll, tapi ngga mengetahui keinginan kita sendiri itu apa. Kalau kita terus hidup berdasarkan standardisasi dunia, maka kita akan berakhir menyedihkan.

Tapi….. kalau lu wanita yang dapet lamaran semacam mobil dan barang-barang mewah pasti lu nyengir-nyengir kuda, kan? ngaku aja girang banget pasti. Alah, udah ketebak lu. : p *peace*

Menurut saya, selamanya nikah itu bisa murah, untuk mereka yang fokus pada esensi, bukan gengsi. tul nggak? tul dong… ayo yang setuju angkat kaki keatas.

*Okay, sampai di sini smart writing mulai nampak keliatan. bagus… blog ini akhirnya mengangkat isu sosial, hihi.