Category Archives: ga jelas

Ada yang Sedang Bodoh

Standar

Hai, kembali ketemu lagi dengan saya, admin blog yang sedang mati-matian untuk menjadi ngga galau-galau lagi di umur tua nya. Apa? Sudah lupa? Siapa saya? Saya,……

Kenalkan… seorang berzodiak Scorpio. Seringkali saya sendirian dan ngga mau mendengar pendapat orang, ngga mau terlalu menunjukkan kebaikan pada siapapun sebab saya ngga suka dipuji apalagi dikritik. Saya hanya membongkar kegalauan hanya di diary dan blog ini, karena jika saya curcol ke orang dan orang ini cerita ke orang lainnya, bisa bisa saya senewen sebab merasa harkat martabat saya sebagai seorang lelaki telah dikebiri.

Bagi saya, orang yang ngga sependapat dengan saya adalah intelektual yang semu. Saya memang ngga begitu pintar, tapi saya nyaman pada mindset bahwa ngga seorangpun pantas menceramahi orang lain tentang kehidupan sosialnya. Dan manusia-manusia modern tahun 2017 yang saya temui ini sepertinya penghuni masa kini yang sudah terlalu pintar untuk menceramahi saya karena mereka pikir saya terjebak di masa kuno.

Tapi emang sih saya pikir ngga bakal ngaruh juga kalo saya komentar dengan tulisan otak cetek gini ke manusia-manusia modern tahun 2017 itu., sebaliknya saya kalo nulis argumen gini melalui blog ini malah jadi suatu bukti kegalauan saya. Jadi? speak up ke mereka satu satu itu lebih baik?

Gini ya, i thought i was a good man. Till now i still want to believe so. Saya ngga suka diceramahin macem-macem apalagi dikasih saran bla bla bla blaaa tentang “seharusnya saya”. Ngga usah repot-repot ngasih advise ke kehidupan orang. Do you hear me, Manusia Tahun 2017?

Damn!!! Kenapa sih pikiran ini semrawut ngga karuan! I don’t know why. I wonder why. My best guess is because i’m lonely. Agree! Yes, i am. This time, now, i’m just lonely. Is that a confession? Yes. It’s a confession of mine.

Jadi sekarang baru nyadar kalo kesepian?? Ya, sometime i need one close friend, untuk bicara ringan dan berkirim pesan sederhana. Misalnya apa kabar, atau lagi apa? Hah klise basi!! Tapi hey, bertanya kabar adalah hal yang menyenangkan bukan? Dari pertanyaan basi ini kita bisa ngerti keadaan seseorang, juga bisa memberi efek perhatian. Benar? Ah, sudah lama rasanya ngga ada yang nanya kabar saya.

Ya, jujur,, ini ya! selain kesepian sekarang saya sedang merasa bodoh. Bodoh, bodoh banget… Ngga tau ya, tiba-tiba aja saya merasa bodoh sekali, sekarang… saya ngga tau aja. Mungkin karena ramainya suasana malam ini…dan saya ngga punya teman ngobrol di tengah banyaknya orang, hanya bermain laptop. Thanks to this laptop now i can pretend that i’m busy and not lonely–although i believe banyak orang sekitar ngelirikin saya karena meja kosong dan sendirian.

Dih, Ge er!!

Tapi biarpun begitu, i hope miracle happened like in movies i used to watch. But there’s no miracle. Kenapa? karena biasanya kalo di tempat ramai ada orang yang sendirian itu bakal ada orang yang ngajakin kenalan dan ngobrol trus jadi pacar, minimal teman. Tapi ini enggak, engga ada begituan. Yaiyalah ngga ada, kan situ ngga tampan!

Hahaaahaaa tampan? Kalian masih suka menilai fisik pria rupanya? Masih mengkapling pria menjadi tipe-tipe tertentu dengan standard dan kriteria tersendiri? Damn! rasanya kalian absurd sekali.

Tapi kenapa ya? Kenaaapaaa? Kenaaapaaaaaaa baru inget, kalo ini adalah malam minggu! Kenapa masuk ke cafe ini?? Siaaaaalllllllll….!!!!!.

Iklan

Surat dari Pria GR

Standar

Ini, adalah surat peringatan dari seorang Pria, untuk hatinya. Agar tak lagi rindu. Agar tak perlu bertele-tele dan cengeng seperti roman, dan tak perlu seperti drama atau seperti kisah sinetron lainnya.

Tidak seperti para Pria lainnya, Pria ini menolak untuk berani, dia pemalu, bisu rasa dan juga buta rupa. Seumur hidup dia tidak terlalu mengenal banyak Nona-nona. Ada begitu banyak hal yang belum dia ketahui tentang mereka. Pria ini kuno, semakin berumur dia tak lagi punya teman untuk sekedar dikirimi pesan atau untuk bercakap-cakap ringan. Pun begitu banyak yang masih misteri, tapi ada rasa senang yang sungguh tak terelakkan setiap kali dia berdiskusi denganmu Nona. Saat tenggelam dalam duniamu Nona, Pria GR itu cukup bahagia karena tak lagi sepi.

Pria itu tak tahu sejak kapan dia merasakan GR nya. Awalnya dia sekedar iseng menyapa. Sedikit kata dan membosankan. Yang pertama kali hanyalah “hei” yang sederhana, lalu dia lupa kata apa berikutnya yang bisa membuat Nona suka membalas. Namun dia ingat betul dia belum jadi GR kala itu. Entah sejak kapan tiba-tiba bayangan Nona itu mulai mengganggu hidupnya. Jadi, Pria yang dulunya suka rasa sepi itu sadar bahwa karena perkara ini, sekarang hatinya belum mau memaklumi dan enggan berdamai dengan pikiran.

Sekarang Pria GR itu seperti memakan sepotong kue rasa rindu di dalamnya. Selanjutnya rindu-rindu itu ada di tiap-tiap jendela, dan pintu, hingga atap rumah. Mereka menyelinap seperti dedemit yang menghantui dan suka bilang “hei” dengan nada seram kepadanya hingga muncul rasa takut. Ya, takut hanya karena “hei” yang sederhana Pria GR itu harus menanggung akibatnya.

Jadi, ini adalah surat peringatan rindu yang terlalu bodoh dan naif karena sebenarnya dia tak pernah mengenal Nona lebih dekat.

Andai Nona tahu? Saat tiba siang Pria GR itu sering muncul di tempat yang dulu menjadi awal perkenalannya dengan Nona. Menunggu, hanya mengamati dan melamun. Jadi jika Nona muncul di sana, bisa dengan cepat dia akan langsung menyapa. Harapannya tak akan pernah lebih dari itu. Jika lebih, Pria GR itu harus siap jatuh ke rindu yang lebih dalam. Tapi sekarang sudah jarang Nona berada di tempat tersebut. Apakah hari nya terlalu sibuk, Nona?

Surat peringatan ini hanyalah omong besar belaka karena Pria GR itu hanya pandai menunggu. Dia merasa chivalry nya akan ternoda jika hanya menyapa berbasa-basi tanpa guna. Jadi, maafkanlah Pria GR itu karena tidak bisa lupa. Maafkan, maafkan Pria GR itu, Nona.

“Sepertinya GR ini adalah malapetaka.”, begitu lirihnya.

…yang yang patah tumbuh yang hilang berganti
yang hancur lebur akan terobati
yang sia-sia akan jadi makna
yang terus berulang suatu saat nanti
yang pernah jatuh kan berdiri lagi
yang patah tumbuh yang hilang berganti…

“Banda Neira – Yang Patah”  is now playing.

Talk No Talk

Standar

This might be a beginning but it’s been so bad now. I wasn’t so sure also whether she has that interest to me as i wasn’t sure about me myself since we’ve only chatted several times. Although i always start the conversation with a simple Hi and just end without good explanations. I’m just getting tired and i need “something new” to begin.

Bener-bener taik kucing! Akhir-akhir ini mungkin lebih dari 10 kali saya melihat Whats App dalam sehari dengan mata terfokus pada satu nama. Biasanya ngga demikian, intensitas saya pegang ponsel bisa dibilang minim, saya akan buka ponsel jika butuh telfon atau ada pesan atau email yang masuk saja. Ternyata, naksir seseorang itu membingungkan dan mengingatkan saya tentang diri sendiri. Baru sadar kalau ternyata ada beberapa sifat saya yang baru muncul belakangan ini. Dalam kasus tertentu seperti hal ini saya itu ternyata ngga pedean, terkadang sulit untuk menaikkan kepercayaan diri kalau tiba-tiba ngga pedean ini muncul. Saya juga kembali disadarkan kalau rasa pede itu ternyata sebanding dengan kualitas muka. (?)

Meski hanya ingin mengirimkan pesan sederhana “Hai, lagi apa?” diri ini masih kaku malu. Ketahuilah nona, jika ada seorang pria yang mengirimkan pesan “Selamat malam”, atau “hai lagi apa.” atau pesan sapaan klise basa basi lainnya itu berarti dibalik pesan tersebut ada pria yang dalam hatinya menahan malu dan gengsi, bukan menahan boker. Jika kamu ngga balas atau kamu balasnya sehari atau seminggu kemudian, itu berarti kamu udah traktir dia dengan makanan beracun tikus. Sekalipun jika kamu ngga suka, plis…. tegasin kalau kamu ngga suka biar pria itu mundur dan dengan cepat bisa handle feelingnya.

I’m still not sure now, but i always see things are going well. I hope so.

Apakah dia ingin ditanyai dan ingin diberi kabar ?. Seringkali saya mati-matian menahan debat batin hanya untuk mengirim pesan sebatas Hai. karena selalu berpikir saya akan terlihat seperti pria agresif meski bukan demikian. Baiknya, akal saya masih setia dengan logika sederhana bahwa kami masih dalam tahap berkenalan dan masih me reka-reka satu sama lain. Jadi, saya harus bisa mengingati diri sendiri bahwa awal perkenalan ngga bisa diartikan terlalu jauh tanpa ada pertanyaan dan pernyataan.

Mungkin kami sejauh ini (baginya) masih dalam tahap perkenalan sepintas saja, hingga ngga masalah jika ngga berkirim kabar seharian, semingguan, sebulanan. Dan meskipun pesan yang terkirim (akan) berujung tanpa balasan.

So, if you have a minute why don’t we just meet?

Heiy, November yang Baru !

Standar

Heiy, Welcome 1st November !

Biasanya akan ada 3 moment yaitu di awal, tengah dan akhir November yang biasa saya ngerayain sendiri. Dalam hal ini menghibur diri, sangat berbaik-baik sama diri sendiri, lebih tepatnya manjain diri dengan makan makanan yang ngga tiap hari saya makan. Ya, cukup sendiri ngga usah ajak-ajak orang. Cukup spesialin diri sendiri aja untuk 3 momen berkesan dalam satu bulan November.

Malam ini, setelah kenyang makan. saya duduk di bangku taman kota. Menikmati malam liat ramainya lingkungan sekitar. Demi menghindari prasangka orang-orang, saya seringkali pura-pura sibuk dengan membawa earphone dan banyak snack biar ngga dikira galau melamun nunggu seseorang, karena pernah kejadian soalnya. Shit, that’s annoying when some people ngga respect nanya-nanya trus ikut numpang duduk di bangku saya dan ngoceh keras sama temen-temennya dan bikin sakit kuping. Jengkel untuk hal seperti ini, padahal niat nya saya buat nyendiri ngilangin jenuh eh malah kedatangan stress.

Ada kejadian tadi saat saya duduk-duduk santai tiba-tiba terdengar suara mendesah feminim di samping saya. Setelah menoleh, saya sebagai pemuda yang masih dikuasai hormon lonely ini jadi banyak banget komentar ngga penting yang otak saya pikirkan saat liat ini:

pengamen waria jepara, transgender singing beggar jepara,bencong jepara,pengamen bencong jepara, pengamen banci jepara,pengamen banci waria alun-alun jepara

A transgender singing beggar at public park

“Doeeeeeeeengggggg… makhluk apa ini! kekar banget bodi nya, …tangannya gede banget tapi ngondek. mana tatoan juga. Hadooohh itu di roknya kok nongol-nongol di tengah apaan….. TIDAAAAAAKKKKK…..”

Dan dia langsung nyanyi-nyanyi aja di deket saya, suaranyaaaa….. oh my…… blown away!! cetarrrr!!!! Dengan suara berat-berat kombinasi melengking…dan improvisasi di sana-sini… saya curiga kang banci ini implan vibrator di tenggorokan…vibranya bu…geter bener…ngalahin Princess Syahrini (?)

Jadi karena lagunya saya ngga bisa sing along, saya minta dia nyanyiin lagunya Kuntoaji – Terlalu lama sendiri. eh dia jawabnya ngelawak cekikikan kalau ngga tau lagunya, bisanya lagu dangdut gitu hihihi… ketawanya meringis genit sambil colek-colek saya. #njiirrrrrr. merinding saya !.

Setelah dibuai syahdunya suara Kang banci itu, overall….okay performance… ya, karena dia sukses menghibur hati saya meski lagunya ngga ear catchy dan tampangnya spooky. Jadi sebagai imbalan saya sawer uang 10 ribu. Aduh meringisnya dia girang banget kayak mau cium saya, tapi eittssss karena menjaga kesucian perjaka sholeh saya dengan cepat menghindari belaian tangannya saat nerima saweran. Kuatirnya ntar tangan saya dipegang terus langsung dipeluk cium. iyuuuuhhh…. bisa jatuh pamor imej lelaki sholeh saya hihi.

But actually he has really opened my eyes, karena kalau dipikir dia bener-bener berani nantang dunia. ngga bisa saya bayangin derita hati nya saat dimaki oleh orang-orang, diejek sana sini tapi dia tetep aja kokoh sama idealisme nya bahwa menjadi sosok yang feminim adalah kodrat nya meski dinilai salah. Sementara kita, masih aja ngeluh dengan hal-hal sepele. Malu rasanya. i hope you guys still care about people like him. jika ada yang ngamen kayak gitu sedekahin aja pakai uang lebihan, jangan recehan.

Tumben jadi wibawa gini?

Hahaa,, udahan aja deh random thoughts nya. Ah, ngga kepikiran kang banci ternyata masuk dalam spesial moment di pembukaan November saya hahaaa. Selamat merayakan November para klan scorpio !

PS: Setelah sekian lama betah sendiri, akhir-akhir ini saya sedang mencoba kenal dengan seseorang, tapi rasa trauma masih membelenggu. What to do??!!!

Hilangnya sebuah “Hai”

Standar

….Kemeja kusut, celana jeans, sepatu kets, lecek basah kehujanan. Pria itu mengetok pintu dan memasuki ruang. Di dalamnya sudah menunggu seorang wanita berparas teduh yang langsung menyapa nya, “hai”….

Bener kata orang, pertemuan pertama memang selalu berkesan. Saya bertemu D di sebuah ruangan untuk briefing dengan bos nya, membicarakan sebuah pekerjaan. Baru sekali waktu itu di 23 tahun hidup menjadi diri saya, disapa senyum oleh wanita manis anonim dan dibuatkan secangkir kopi panas setelah kehujanan adalah hal yang jarang terjadi dan patut dirayakan. Setali tiga uang dengan frekuensi komet halley menyambangi bumi, maka hal kayak gini hanya akan terjadi lagi di hidup saya 76 tahun lagi (mungkin). Ah, lebay lu. tapi Tuhan emang lagi baik aja waktu itu, ngasih kejadian itu walaupun frekuensinya serupa komet halley. jadi kalian ngga usah sirik.

Udah 2 tahun, tapi rasanya baru aja kemarin saya membalas hai mu dan tanya kabar, meski mentok di sesi pdkt. Ah, D,. saya ngga ngerti gimana cara mengakali perasaan ini. Sama seperti si Nona Asing itu yang juga udah nikah duluan, yang saya pikir kamu bentar lagi akan seperti mpok-mpok gendut, rambutnya dikonde, pakai baju kebaya dan kain sarung terus ngunyah-ngunyah daun sirih.. oh… it’s just…God… i can’t explain it that you become a Mistress now..!

Entahlah, menulisi ini di malam dingin abis hujan dan,, sepiiiiiiii sekali…. emang udah biasanya sepi kan?, ah., tapi tapi akhir-akhir ini lebih sepi dari biasa biasanya. No no no one’s beside me… sampai suara jangkrik pun terasa banget suaranya,,.. kriuk..kriuk…kriuk… itu suara jangkrik atau suara hati remuk..?!

Anyhow, kalau dipikir-pikir mentok di sesi pdkt adalah hal bodoh kalau menurut saya sih. tapi gimana lagi, orangnya udah defensive banget ya kita mundur teratur namun tetap gagah. kan kita pria! ya, kan ya?! ya dong!.

Cih, pdkt. i tell you a secret, i always try to save moment biar ngga jaim dengan coba basa-basi melucu biar ngga garing… Btw, emang penting banget ya jadi lucu? Hmmm..,,mungkin buat orang yang tampan, kaya dan pintar ngga penting. Tapi buat orang yang ngga punya kelebihan kayak saya… itu satu-satunya cara untuk ngebuat orang mau deket dan ngga malu jaim sama saya… kalaupun gagal membuka topik buat basa-basi melucu biasanya berdo’a aja kepada Tuhan biar ada topik yang bakal mancing buat bisa ngobrol sambil bersikap cool, calm, confidence. the point is… saya ingin membuat orang yang bersama saya nyaman… gitu aja.. so..don’t put anymore doubt on me yach… i’m good on taking care of people kok, kecuali banci.

Mungkin saya perlu berubah dalam hal ini, but should i?. Mereka bilang perubahan itu perlu, karena perubahan lumrah terjadi. Tapi berubahnya harus menjadi lebih baik. Tapi satu yang ngga bisa berubah dari saya, i am not good at making topics to talk with girl !.

Ah, makin ngga jelas aja saya nulis hal beginian, efek dingin di bulan Oktober yang udah masuk musim penghujan, musimnya orang-orang saling pelukan merajuk manja karena hawa dingin! Sekarang saya jadi ngerti alasan para dukun itu ngasih tanggal-tanggal sakral untuk orang yang mau nikahan adalah pas mau masuk musim hujan dingin-dingin gini. i know it now i know it!

Jadi, sebenarnya mau ngomong apa sih ?!

Engga… cuma mau menghibur diri sendiri aja nih. Udah lah ngga perlu dengerin kata-kata orang lain kalau ujung-ujungnya cuma bikin kita down. inget ya, masih ada banyak hal yang harus kita lakuin selain menye-menye galau-galau ngga jelas kayak blog ini. Sekarang ini kalau galau nya ngga menghasilkan sesuatu yang menguntungkan, berarti bukan galau yang baik. Okey…Udah bukan umurnya gloomy-gloomy ngga penting. Pandangan fokus aja ke depan dan raih cita-cita, got it?!!.

Jadi, adakah yang lebih membahagiakan dari bertemu tanpa perlu mencarimu di luar sana, Nona Sleeping Beauty?

I thought I thought of every possibility
I just haven’t met “you” yet.

Mmmmm ….

I might have to wait longer.

 

 

*Jah! tetep jatohnya galau lagi! See? nyemangatin diri sendiri emang susssaaah!!!

Di Bangku Kosong yang Selalu Pengertian

Standar

I’ve been wandering around
Making up movies in my head
So we say don’t let it go
Let me try and pull out my pride
I already forget how I used to feel about you
– Meet Me In Montauk, Circa Survive

Circa Survive bernyanyi cekikikan lewat earphone saat saya duduk di bangku ayunan taman kota. Kebiasaan saya yang hanya seperti meluangkan waktu saja. Sebenarnya lebih tepat jika dikatakan membuang waktu sih. Cuma saya suka melakukannya, sering duduk berjam-jam di sini karena kadang terlalu banyak prejudice, stereotype, dan segala sesuatu lainnya yang semrawut menampari pikiran, yang semua itu kadang membuat otak sama hati ngga sinkron. (ribet amat ngomongnya, bilang aja lagi galau!). Cih sorry, galau is sooo jadul teenager, i’m mature now and i’m just trying to find another perfect idiomatic, got it!?! Then, as time goes by sambil ngemil snacks dan lihat bocah-bocah kecil lari-larian manjat-manjat dan main perosotan, kadang dari hal sederhana seperti itu sangat menyenangkan untuk mengisi ruang kosong dalam diri. Bisa memberi pikiran segar dalam mengambil keputusan untuk bertindak.

Ah, pria sepi, itu pasti hanya alibi mu. kamu nongkrongin taman pasti main Pokemon Go, kan? ngaku aja!!

No dear, absolutely NO! i feel so mature for my age right now dan ngga ada waktu buat main-main nyari Pokemon. Nyari jodoh aja suseh… it’s just refreshing your minds, buat ngindari stress. I mean, you need to be alone, in your case…. tiap Lo apply cv dan sering mentok di sesi interview… Tiap Lo sms ke orang “Malem Yang. jangan lupa makan ya” lalu dibales “nenek jompo pun tahu ini udah malam. mending lo ingetin nenek-nenek yang biasanya suka lupa makan!”. Tiap Lo chat ke cewe panjang lebar hanya dibales “Hm” padahal di keyboard ada banyak sekali huruf dan tombol. Tiap….

Stop stop stop…. most of your argument is often colored by some depressive narratives. Ngga ada hal lain? Hal-hal cinta bahagia misalnya??

Ah!! Cinta? Bahagia? Taik kucing!! Maaf Mama, anakmu masih lama melajangnya. Jangan iri dengan ibu-ibu tetangga sebelah yang rempong pamer cerita anak perawannya dapet jodoh pegawai Bank BRI itu ya… Pasti mama percaya sama anak lelakimu ini yang selalu bilang belum mau cari jodoh kan ma, ya kan ma??… kan…? kaannnn??.

Ah, menulisi blog ini karena efek emosi hati ngilu. Big Boss dari perwakilan perusahaan Garing bin Basi nan Rempong yang menghabiskan waktunya dengan hanya membaca daftar harga belakangnya saja itu komplain dan ngoceh 50 mantra Harry Potter karena ketelatan saya mengirim barangnya………….. Giliran saya respon datar dengan menagih nota yang belum terbayarkan 2 bulan lalu dia langsung tutup telepon…. kan jangkrik…..!!

Saya rasa dari semua itu, ada hal-hal yang hilang akhir-akhir ini, semangat….semangat dari sebuah tepukan pundak yang ngga pernah saya rasakan sejak 3 tahun terakhir. Sudah sebegitu lamanya ternyata. Sederhana dari tepukan tangan ke pundak yang berefek menguatkan. Sekarang hanya diri, yang membuat masih mempertahankan agar kuat menghadapi masalah yang menghadang, meski tidak dengan keadaan baik dan teratur yang kadang langkah ini dipenuhi dengan ketidakpastian. Some said, pada dasarnya masalah datang satu set dengan solusinya, tapi seringkali si solusi munculnya di babak kedua, di menit-menit terakhir, atau kadang si solusinya lagi ngetrip nyasar dulu. i just don’t understand myself or what i am going through the day, i haven’t been this way. i think i need one friend, one friend, satu aja buat nemenin duduk di bangku ayunan kosong ini, apalagi kalau pandai menggoda mesra.

Tell me now, why're you so lonely?

Tell me now my dear, why’re you so lonely?

Lagi-lagi, ini adalah tulisan yang Lo tulis atas dasar “galau” dan “pokoknya terserah”, bukan?… intinya hanya menegaskan egois dan kegalauan. *Cih… another bad content!.

Elah, rempong banget hidup lo jadi pembaca! Emang lo kira artikel blog ini dimuat Suara Merdeka? Sok-sokan bicara egois dan ketegasan, anggap aja ketegasan itu penting, karena sekarang biasanya ketegasan hanya jadi barang cadangan atau terbuang karena ngga ada yang meluruskan keraguan.

So, i just note to my self, hanya diri sendiri yang bisa hadapin masalah, ngga usah terlalu gantungin ke orang lain, ntar bisa mewe’. Jadi apapun yang terjadi di waktu lalu, yasudah…. cukup jadiin pelajaran dan dikenang jika baik, kalau buruk yaaaaa cukup dibuang di tempat sampah kota London.

Okay ya!!, Sampai jumpa lagi, jangan sok kecakepan, jangan sok centil, jangan nakal, jaga kesehatan, salam cium untuk orang-orang yang ada di recent dial call kalian!.

*cium lagi.

 

Apa. Apanya yang Apa.

Standar

Ini, adalah sebuah pemikiran yang hinggap ketika saya berjalan-jalan ke taman kota untuk menghilangkan suasana hati yang sedang memburuk.

Ini, adalah kesendirian saat menghadapi keramaian.

Ini, adalah doa agar semoga dirimu senantiasa diliputi kebahagiaan tanpa peduli betapa beratnya cobaan yang mungkin menanti di depan. Seiring dengan bertambahnya waktu, semoga dirimu bertumbuh menjadi semakin kuat dalam menapaki hari-hari.

Ini, adalah dengan tujuan agar blog terlihat update dengan informasi terkini dan juga untuk menjaring pembaca dari kalangan menengah ke atas. (?)

Ini, adalah sebenarnya saya ngga tau mau ngapain !.

Anyway, Juli 2016 saya kembali log in di blog ini, it means sudah 3 tahun kosong sejak Juli 2013. Dan saya seperti aktor film klise yang tiba-tiba muncul ke peradaban dengan tagline “Tiga Tahun Kemudian” setelah menghilang. Memang menulis blog itu bukan perkara mudah ternyata, perlu komitmen di awal dan kesetiaan saat menjalaninya, kok seperti pacaran saja?. Tapi, ngomong-ngomong soal pacar, apakah selama 3 tahun kevakuman admin ini sudah menemukan wanita pujaannya yang sering diidam-idamkan sejak dulu? Apakah pembaca sekalian penasaran??! Hah! Biarkan! Biarkan menjadi misteri!

Ah, this blog was too messy. Geli dan jijik saya baca-baca old posts. Oke, lain kali saya akan menjadi pribadi yang lebih sopan dan bermartabat sebagai pemuda seperempat abad.

Nih orang mau nulis apa sih emang?!!!

I don’t know, i just ngga tau mau ngapain sejak kemarin-kemarin. Ditambah pikiran yang ngga karuan. Tapi baiknya, Alhamdulillah masih sehat dan masih hipster sampai sekarang. Ya, hipster. Karena saya ngga ngikutin tren yang ada, tren yang belakangan ini sedang hip diantara teman-teman saya adalah menikah. Teman, teman teman dan teman teman….. Which is memberikan dampak terhadap timbulnya pertanyaan-pertanyaan “legend”. But don’t worry, saya sekarang masa bodoh aja terhadap hal-hal remeh temeh seperti itu. *beneran

So?? Is it part of growing up?

Growing up? You mean Old ?. Berani ya bilang growing old ?. Ya, it’s growing older in your case now. Damn it! Saya butuh kosmetik anti aging!!

Kenyataan ini memang pahit, belum apa-apa sudah tua aja. Just, don’t worry. So, what’s on?

Ya, shouldn’t worry. There’s some time i’m thinking, “Just let’s go write something again in this blog. Anything.” But on another side, i’ve become an active, very active active person than galau beberapa tahun lalu. Seseorang yang aktif mencari point of view dari sebuah hal, suka mutusin kalau hal-hal itu disebabkan oleh ini dan seharusnya hal tersebut bisa lebih baik andaikan ‘begini begitu’? Agar untuk menyingkirkan pendapat dari orang lain yang berpikir, ah sebenarnya itu ‘ini’ bisa jadi ‘itu’? Just be more brave, more confident. Apakah ini efek bertambahnya umur? Ah, shit. I just need to do lots of steps forward and then another, then another, then another, and so on.

Again as usual, this blog has no such of content. 

Ahaha,,.. I don’t know, i don’t know, i just quite like these days when the lonely is coming to and end and everything gets back to normal.

Untuk sekarang, tidak ada janji yang bisa saya sampaikan kecuali senyuman manis yang tersimpul di wajah tampan : )
*cih!