Author Archives: Duan

About Duan

Pria kuno! Aneh!

A Place to Relax

Standar

They said, “Loneliness is dangerous. It’s addicting. Once you see how peaceful it is, you don’t want to deal with people.”

But i did, for a long time.

mancing di dermaga pantai kertini jepara,pantai kartini jepara,mancing galau,indahnya pantai kartini jepara,mancing dermaga pantai kartini jepara,wisata pantai kartini jepara

mancing di dermaga pantai kertini jepara,pantai kartini jepara,mancing galau,indahnya pantai kartini jepara,mancing dermaga pantai kartini jepara,wisata pantai kartini jepara,museum kura-kura pantai kartini jepara

A place to relax!

Iklan

Berisik

Standar

Seseorang, sedang di depan layar monitor. Menatap pc nya, insomnia sepanjang hari, minuman kopi sudah seperti air putih baginya, tak peduli walau matanya semakin sempit hingga hanya seperti garis dengan kantung mata menebal. Seseorang, sedang di depan layar monitor. Memikirkan hal yang tak kunjung mendapat pemecahannya. Mencari ide, menghitung, merancang, dan selalu battle dengan kesendiriannya.

Apakah dia tidak membuang sia-sia waktunya? Apa kabar malam-malamnya hingga menjelang pagi? Baik-baik sajakah? Atau, selalu indah dengan dingin angin malam dan bintang? Sudah sangat lama dia berkelana dalam malam hingga sudah sampai di umur sekian-sekian dengan kesendirian.

Apa kabar malam-malammnya? Apa kabar kehidupannya?

Seseorang, sedang di depan layar monitor. Entah sudah berapa banyak klik yang dia lakukan, matanya hanya tau arah kursor bergerak diluar otak, melamun, hingga tersadar oleh tone di Outlook emailnya yang berbunyi, membuat kaget, nampak notif 1 pesan. Mendapatinya, sejenak membacanya dia agak terusik, buyar. Dia benar-benar buyar, ingin menampar, lamunannya pecah! Sebuah notif yang bisa merubah hidupnya satu tahun kedepan. Sebuah konfirmasi transfer sekaligus kontrak dari Jerman, itu adalah kontrak terpanjang untuk memasuki pasar Eropa yang pernah diterimanya. Tak disangka, padahal sebelumnya dia terlihat putus asa merelakan 9 jutanya untuk menjamu mereka selama 7 hari kunjungan di bulan November. Sekarang dia berisik, lamunannya pecah dengan banyak tertawa. Pikirnya, bandar tidak jadi rugi!.

Dia gembira, dia ingin pesta, ingin pesta! Tapi dia lupa, dengan mengajak siapa?_

Di Ujung Desember

Standar

Okay!. Comeback saya malam ini, menulisi blog ini bukan karena membawa semangat dan idealisme baru. Hanya karena tadi baper buka email, baca inbox dari Joey yang ngucapin Happy holiday dan New year dari Seattle yang bersalju.

Merasa ini adalah tes psikologi dalam hidup saya, mengenai apa yang sebaiknya saya butuhkan yaitu “LIBURAN”. akhirnya ada juga orang yang care ngucapin selamat liburan meski saya ngga liburan dan cuma ngejoprok di depan laptop. Sehingga saya bisa mengatakan bahwa Joey adalah satu-satunya yang paling cerdas dalam “membaca” hidup saya yang….. membosankan.

Dan, ini adalah gambar suasana malam tahun baru 2018 saya.

Gelap! Tidak gemerlap! Tidak holiday!? Tapi moga aja holiday nya later on ya…….! Karena saya sebagai generasi milenial kere yang ngga punya banyak uang untuk kegiatan foya-foya apalagi aset (ini salah siapa sebenernya?). menghidupi diri sendiri masih compang-camping, masih banyak impian yang belum tercapai, bahkan jika proyek dari klien bener-bener cancel tahun depan udah pasti hidup saya bakal hampir setiap hari berada dalam survival mode. Sehingga saya sempet minta adik buat cepet-cepet nyelesein kuliahnya. Gimana mau holiday!!!? *Jahat ya!.

Di malam tahun baru…. what to do?

i have nothing to do. bukan karena saya ngga mau, tapi i choose to do nothing. Dari dulu saya memang ngga pernah menganggap tahun baru adalah sesuatu yang istimewa. Dan selalu berakhir dihabiskan di rumah sendirian nonton TV, laptopan, ngemil ngopi, atau mendengarkan radio yang pasti DJ-nya ngoceh tentang suasana tahun baru yang gemerlapan. Boring banget? I am.

Sampai sekarang pun, i prefer to do nothing. i choose to be not sok gaul dan sok asyik…….bukan… bukan maksud saya untuk bilang bahwa orang yang ngerayain malam tahun baru adalah orang yang sok asyik…. yang sok gaul dan sok asyik kalo ngerayain tahun baru itu cuma saya. i cant help feeling asyik dan gaul pas ngerayain tahun baruan. Gitu aja sih.

Sederhananya, saya ngga mau ganti sudut pandang aja. Saya cuma pengen nganggep besok itu cuma pergantian dari hari Minggu ke hari Senin aja. 2018 cuma berarti saya ganti kalender, ngga berarti sesuatu yang istimewa.

Ngggghhhh!! itu kan saya, ngga usah protes…. just make your new year night as good as you want… and celebrate your new year as meriah as you could.

Anyway, selamat tahun baru entah siapapun kalian…. i wish you a bright new year and blessings in 2018!

Tambah Tua

Standar

*Ehm!

Menemui fakta bahwa saya sedikit lagi akan mendekati thirty age, what?!! nggak..nggak…bukan sedikit lagi tapi masih beberapa tahun lagi. Tapi tetep aja bikin merinding. Karena beberapa tahun itu juga bukan waktu yang panjang. Rasa-rasanya baru aja kemaren main kelereng, main lompat tali, mandi telanjang salto-saltoan di kali, eh sekarang udah mau tua aja ditambah fakta muka yang tampangnya ngga setampan Ryan Gosling ini. kalo dipikir-pikir pendek juga hidup ini ya?!

Malam ini saya juga ngga pengen ganti sudut pandang dalam menandai bertambahnya usia…. tetep aja sama seperti yang udah-udah. Pergi makan enak-enak dan traktir diri sendiri, setelahnya…. pergi ke Indomerit beli 3 kaleng softdrink dan snacks kemudian duduk di bangku taman kota. Pasang earphone pura-pura dengerin musik biar keliatan sibuk padahal aslinya hampa! Saya cuma pengen menganggap besok itu hanyalah pergantian dari hari Senin ke hari Selasa aja…… No more. Ulang tahun ngga berarti sesuatu yang istimewa…. karena emang ngga ada yang istimewa kan? ajal tambah deket kok malah mau dirayain? Dan besok pagi juga masih harus boker, manusia masih harus buang eek. Ngga mungkin tiba-tiba manusia jadi bokerless pas tanggal ulang tahunnya, kan?.

Terus untuk resolusi bertambahnya usia? hah…..apalagi itu….ribet! technically sih mudah. Emotionally, susah! Targeting your life will only make you suffer. Karena kayaknya hidup akan tambah stres dan capek banget kalo punya resolusi or whatever itu. because you will see that you, as an arrow, want to hit the target precisely…in fact, you won’t,. you will be broken before you reach the target. dan itu bakalan capek banget kan?. Saya cukup sadarin diri sendiri aja kalo bertambahnya usia itu harus bisa lebih baik ke depannya karena ajal udah makin deket. Misal… bisa tambah pinter akhlaknya ke orang tua, terus sholat wajibnya tambah tekun tepat waktu, terus sholat sunnah tahajud dan qobliyah subuhnya tambah rutin, terus nabung dan sedekahnya tambah banyak, terus ngajinya tambah rajin, terus……

Terus minta didekatkan jodohnya juga Pak?! itu doa juga lho pak? Lumayan kalo ada yang like dan komen amin disini.

Whatever! Pokonya no resolution no ribet ya!. Tapi…….itu kan saya, ngga usah protes ya…. You can celebrate your birthday as meriah as you could kok. Kalian juga boleh lho tiup-tiup lilin seperti orang ngepet dan gaul hits itu, and you can make your birthday resolution list as long as you want. Jadi adek-adek sekalian ngga usah pake bilang saya orang ngga jelas segala karena argumen diatas ya!.

 

*Anyway… Selamat ulang tahun buat orang yang lagi ngetik di teras, yang katanya nunggu midnight duduk berjam-jam dan suka ngoceh didalam hati, ngabisin snack dan sesekali harus menggeser kaca mata yang melorot! Semoga orang itu selalu bahagia hidupnya!

Satu Sebelas Satu Tujuh

Standar

*Jreeeengggg……..

Musik di earphone mengalun disusul suara Lionel Richie menyanyi Stuck on You yang lembut dan merdu. Seorang pria duduk sendiri di bangku taman kota, membawa sekantong kresek penuh snacks dan berpura-pura menikmati suasana malam. Siapa lagi yang akan diajaknya bercakap untuk menindas kesendirian di tempat yang ramai riang namun bergalau ini?. Menatap layar ponsel yang jarang menyala. Berpura-pura bercakap kepada layar obrolan yang kosong ;

Just because we don’t chat often anymore and we don’t know each other, doesn’t mean i forget you. i don’t forget good people. Really : )

Selamat bulan November! Selamat merayakan ulang tahun para klan Scorpio! Salam dari seseorang di bawah langit malam Jepara yang mendung tak berbintang.

pengamen banci alun-alun jepara,pengamen waria jepara, transgender singing beggar jepara,bencong jepara,pengamen bencong jepara, pengamen banci jepara,pengamen banci waria alun-alun jepara,banci jepara

Dear, You.

Standar

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk……..

Seratus Sembilan Satu koma Delapan FM Radio Gebetan Cuek Station! Halllooo para profesional single muda! yang ngga profesional single muda ngga halo.

Assalamu’alaikum. Selamat malam mitra Stalkers. Apa kabar nih? Semoga di malam yang mendung ini semuanya galau-galau aja ya. Buat kamu yang masih beraktivitas stalking malam ini, semoga berjalan dengan baik dan lancar tanpa mencet love di instagram gebetan. Bareng lagi sama saya Cogan yang kembali hadir di acara Stalking Gebetan. Sebuah acara yang pastinya bikin stalking kamu makin semangat dan greget! Ya, seperti biasa saya bakalan nemenin mitra Stalkers semua selama 2 jam kedepan dari jam 10 sampai jam 12 malam nanti.

Nah mitra Stalkers juga bisa on air kirim salam dan sekalian request lagu di nomor 083816974184. Cogan tungguin yaaaa……… Tapi sebelumnnya saya akan putar satu lagu buat kalian semua dari “TIC Band – Terbaik Untukmu”. Stay tune terus di Seratus Sembilan Satu koma Delapan FM Radio Gebetan Cuek Station.

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk………

Nah mitra Stalkers, di edisi hari Kamis (KAmu Membuat hati Ini Menangis) tanggal 19 Oktober 2017 ini, Cogan mau ucapin selamat stalking buat kalian yang lagi liat-liat medsos gebetan dan….selamat nyepik buat kalian yang lagi pdkt. Poko’nya good luck aja buat mitra Stalkers semua! Pantang menyerah, mati satu tumbuh seribu….ditolak satu cari gebetan baru!!!

Nah mitra Stalkers, sepertinya uda banyak sms yang masuk nih tapi sebelumnya kita angkat telepon dulu buat yang mau on air….

“Halo, Seratus sembilan satu koma delapan FM Radio Gebetan Cuek Station! Dengan siapa dimana?”
“Halo, dengan Duan di kamar aja!”.
“Halo Duan! Gimana kabar? “.
“Kabar saya baik-baik aja”.
“Bukan kabar kamu Duan. Tapi kabar gebetan kamu….”
“Ha!! Kabar dia?!!? nggak tau, udah lama lost contact. Wa saya diblock juga kayanya karena udah ngga ada foto nya”.
“Waduh, ko gitu?”.
“Ga tau juga ya, mungkin dia risih tiap dia update status Wa saya liat-liat terus tanpa ngechat.”
“Tapi masih stalking-stalking medsos nya, kan?”
“Udah jarang juga, tapi kalo saya pas bengong dan pegang hp. Masih buka instagramnya dia meski diprivate”.
“Lha ? jadi belum difollow? ga bisa distalking dong?”.
“Ya, ngga saya follow. Cuma saya stalk ig temannya aja”.
“Wah, ngga seru dong!”
“iya, saya memang pria yang ngga seru”.
“waduh..waduh…terdengar putus asa banget?, ada yang mau diceritain Duan? Cogan dan mitra Stalkers disini siap dengerin”.
“iya, jadi gini Gan. Saya tadi abis stalk ig temannya, dan liat foto-foto dia udah pakai cincin di jari manis tangan kiri nya. terus teman-temannya komen pada ngucapin kalo disitu dia udah taken, Gan.”
“jah!!!! jahaatttt!!! jahaattt!!! hm tapi kalo belum ada janur kuning melengkung, masih bisa dong diperjuangin”.
“Engga ah, ngga mau ganggu. lebih baik menjadi pengagum rahasia. Saya bakal doain yang baik buat dia”.
“Ok deh…Semoga yang terbaik aja buat kamu. Be strong ya!! Poko’nya pegang teguh semboyan kaum-kaum patah hati kita; “masih banyak ikan di laut!!” Ok!”
“Makasih. Mau request lagu, Gan”.
“Ya, tentu. lagu apa nih?”.
“Request lagunya Radiohead – Creep. Tolong diplay ya, salamnya buat “insert namanya here” aja. Semoga langgeng sampai pelaminan.”
“Ok deh…siap, ditunggu lagunya nanti kita play khusus buat kamu!”
“Thanks ya! bye!”

Krsszzkk…..zzzssstttkkkk…..sssrrrkkkkk……..

Okay para mitra Stalkers, itu tadi telepon dari pendengar setia kita yang sedang pilu hati nya. Semoga dia baik-baik aja karena gebetannya udah taken.

Baiklah! kita play aja langsung Radiohead – Creep, spesial buat mitra Stalkers semua! Selamat dengerin and enjoy your stalking moments….

 

Beberapa pria ada yang memang tidak banyak bicara, ada sudut-sudut di hatinya yang kadang tidak ingin orang lain sentuh. Itu sebabnya kadang mereka lebih memilih sembunyi menjadi sekedar “pengagum”.

Pikiran Tengah Malam

Standar

For the intro: I can’t sleep. It’s just my complicated thoughts that I have been thinking of this midnight. Get the laptop! turn it on!

Rabu malam tadi hujan gerimis, hawa dingin membuat saya lebih nyaman tiduran di kasur daripada pergi keluar. Tapi udah telanjur janji buat ketemu Joey di sebuah cafe sebelum dia meninggalkan Indonesia besok siang membuat saya harus keluar malam menemaninya.

Jam 8 malam, di cafe yang terbilang instagrammable itu masih banyak pengunjung muda-mudi yang kebanyakan menghabiskan waktu malam mereka dengan ngumpul dan berfoto-foto. Seems like what they should tell to the world with their (sok cantik) face. Yes, so fuckin’ crowded with haha hehe activity!

Joey udah nunggu saya yang telat. Kalo dipikir-pikir sekarang di usia yang sudah mendekati tua ini (uhuk), rasanya cuma dia wanita satu-satu nya yang ngajak saya ketemuan dan care, although she’s just a client of mine yang sering ngobrol tentang kerjaan dan pembayaran yang ngutang dulu!. Cuma saya seneng aja karena ada seorang wanita yang mau ngajak ketemuan dan apalagi nunggu saya, soswiiiitttt!. Seandainya Joey itu WNI ngga nge-bir dan mau jadi mualaf terus ikut pengajian ibu-ibu tiap hari kamis pasti saya udah nemuin jodoh saya. ha!

Joey memang wanita idola. Selain suka senyum dengan melihatkan giginya, di tiap sela-sela obrolan pasti suka nanya tentang kehidupan pribadi, hobi, family, teman, hingga membuat lawan bicaranya merasa intim dengannya. Dia seperti ngerti keadaan saya yang jarang bersosialisasi bahkan waktu pertama kita kenal dan ngobrol, dia bilang udah bisa nebak saya…dan itu salah satu hal kenapa dia ngasih kerjaan ke saya. Well, cuma saya kadang merasa risih kalo dia mulai ngajak curhat nanya-nanya. Atau saya emang terlalu sensi hingga membuat saya merasa amat inferior. Ngga enak, ngga hepi dan mau bertanya-debat tapi malu aja. Beberapa hal yang sering membuat saya breakdown sejenak tentang obrolan yang kalo menyangkut hal-hal seperti:

Tentang kenapa saya sendirian dan jarang berkumpul dengan teman:
Pernah saya bilang kalo saya bukan orang yang gampang berbaur dengan keramaian dan ngga mudah cari teman. Bukan memilih, cuma sekedar berhati-hati karena pernah terhianati lebih dari sekali, hingga membuat hidup berantakan. Bahkan teman yang menghianati tersebut pernah saya anggap sebagai saudara sendiri. Jadi? you know what’s my thought?

Atau

Tentang lupain masa lalu dan temukan hal baru: You need to forget everythings from the past.
Forget everything? Damn! From what I’ve been through in my age, No…Nooo!. Melupakan masa lalu yang enggan diingat adalah hal tersulit kedua setelah menahan boker. Tapi, memang ada benernya juga karena mau ngga mau hal itu harus dilakukan demi keselamatan memori otak yang lipatannya udah mulai berkurang dikarenakan terlalu banyak mengingat. Apalagi mengingat hal-hal yang ngga penting, misalnya mengingat film porno (?).

Duan!, please stop using vulgar words!

Anyway, saya juga ngga pandai dalam hal melupakan. Please! entah kenapa saya punya kebiasaan “terlalu ingat” bahkan mengenai hal-hal sepele yang harusnya ngga usah ikut teringat di otak. Susah banget lupa! Some said, kalo mau melupakan sesuatu akan lebih baik dengan nangis-nangis dulu agar cepat bisa lupa, jangan sok sokan tegar trus akhirnya nyesek di belakang. Tapi sebagai cowo juga ngga mungkin nangis-nangis. It’s a holy shit, kan? Tapi juga, melupakan tanpa tau usaha dan sakitnya ngga akan bisa memberi kita pelajaran, sih?. Jadi saya pikir melupakan adalah hal yang benar-benar memiliki seni. Ya, seni tentang melupakan. Harusnya ada kurikulum pelajaran berbasis Melupakan di sekolah-sekolah selama wajib belajar 12 tahun itu. jadi setelah siswa mulai beranjak dewasa dan menjadi korban kejamnya cinta dan kehidupan, bisa dengan enteng mereka melupakannya. *halah*.

Hnghhh,… Obrolan dengan Joey tadi benar-benar membuat saya sulit tidur malam ini!!! Saya jadi penasaran, apa yang akan dilakukan orang lain yang masih terjaga seperti saya pada jam tengah malam seperti ini. Ngumpul tertawa bersama teman-teman kah? Pelukan bersama kesayangannya kah? Atau.. merindu dalam diam dan ngga tau rindunya harus berlabuh kemana? seperti saya??!