Monthly Archives: Juli 2016

Di Bangku Kosong yang Selalu Pengertian

Standar

I’ve been wandering around
Making up movies in my head
So we say don’t let it go
Let me try and pull out my pride
I already forget how I used to feel about you
– Meet Me In Montauk, Circa Survive

Circa Survive bernyanyi cekikikan lewat earphone saat saya duduk di bangku ayunan taman kota. Kebiasaan saya yang hanya seperti meluangkan waktu saja. Sebenarnya lebih tepat jika dikatakan membuang waktu sih. Cuma saya suka melakukannya, sering duduk berjam-jam di sini karena kadang terlalu banyak prejudice, stereotype, dan segala sesuatu lainnya yang semrawut menampari pikiran, yang semua itu kadang membuat otak sama hati ngga sinkron. (ribet amat ngomongnya, bilang aja lagi galau!). Cih sorry, galau is sooo jadul teenager, i’m mature now and i’m just trying to find another perfect idiomatic, got it!?! Then, as time goes by sambil ngemil snacks dan lihat bocah-bocah kecil lari-larian manjat-manjat dan main perosotan, kadang dari hal sederhana seperti itu sangat menyenangkan untuk mengisi ruang kosong dalam diri. Bisa memberi pikiran segar dalam mengambil keputusan untuk bertindak.

Ah, pria sepi, itu pasti hanya alibi mu. kamu nongkrongin taman pasti main Pokemon Go, kan? ngaku aja!!

No dear, absolutely NO! i feel so mature for my age right now dan ngga ada waktu buat main-main nyari Pokemon. Nyari jodoh aja suseh… it’s just refreshing your minds, buat ngindari stress. I mean, you need to be alone, in your case…. tiap Lo apply cv dan sering mentok di sesi interview… Tiap Lo sms ke orang “Malem Yang. jangan lupa makan ya” lalu dibales “nenek jompo pun tahu ini udah malam. mending lo ingetin nenek-nenek yang biasanya suka lupa makan!”. Tiap Lo chat ke cewe panjang lebar hanya dibales “Hm” padahal di keyboard ada banyak sekali huruf dan tombol. Tiap….

Stop stop stop…. most of your argument is often colored by some depressive narratives. Ngga ada hal lain? Hal-hal cinta bahagia misalnya??

Ah!! Cinta? Bahagia? Taik kucing!! Maaf Mama, anakmu masih lama melajangnya. Jangan iri dengan ibu-ibu tetangga sebelah yang rempong pamer cerita anak perawannya dapet jodoh pegawai Bank BRI itu ya… Pasti mama percaya sama anak lelakimu ini yang selalu bilang belum mau cari jodoh kan ma, ya kan ma??… kan…? kaannnn??.

Ah, menulisi blog ini karena efek emosi hati ngilu. Big Boss dari perwakilan perusahaan Garing bin Basi nan Rempong yang menghabiskan waktunya dengan hanya membaca daftar harga belakangnya saja itu komplain dan ngoceh 50 mantra Harry Potter karena ketelatan saya mengirim barangnya………….. Giliran saya respon datar dengan menagih nota yang belum terbayarkan 2 bulan lalu dia langsung tutup telepon…. kan jangkrik…..!!

Saya rasa dari semua itu, ada hal-hal yang hilang akhir-akhir ini, semangat….semangat dari sebuah tepukan pundak yang ngga pernah saya rasakan sejak 3 tahun terakhir. Sudah sebegitu lamanya ternyata. Sederhana dari tepukan tangan ke pundak yang berefek menguatkan. Sekarang hanya diri, yang membuat masih mempertahankan agar kuat menghadapi masalah yang menghadang, meski tidak dengan keadaan baik dan teratur yang kadang langkah ini dipenuhi dengan ketidakpastian. Some said, pada dasarnya masalah datang satu set dengan solusinya, tapi seringkali si solusi munculnya di babak kedua, di menit-menit terakhir, atau kadang si solusinya lagi ngetrip nyasar dulu. i just don’t understand myself or what i am going through the day, i haven’t been this way. i think i need one friend, one friend, satu aja buat nemenin duduk di bangku ayunan kosong ini, apalagi kalau pandai menggoda mesra.

Tell me now, why're you so lonely?

Tell me now my dear, why’re you so lonely?

Lagi-lagi, ini adalah tulisan yang Lo tulis atas dasar “galau” dan “pokoknya terserah”, bukan?… intinya hanya menegaskan egois dan kegalauan. *Cih… another bad content!.

Elah, rempong banget hidup lo jadi pembaca! Emang lo kira artikel blog ini dimuat Suara Merdeka? Sok-sokan bicara egois dan ketegasan, anggap aja ketegasan itu penting, karena sekarang biasanya ketegasan hanya jadi barang cadangan atau terbuang karena ngga ada yang meluruskan keraguan.

So, i just note to my self, hanya diri sendiri yang bisa hadapin masalah, ngga usah terlalu gantungin ke orang lain, ntar bisa mewe’. Jadi apapun yang terjadi di waktu lalu, yasudah…. cukup jadiin pelajaran dan dikenang jika baik, kalau buruk yaaaaa cukup dibuang di tempat sampah kota London.

Okay ya!!, Sampai jumpa lagi, jangan sok kecakepan, jangan sok centil, jangan nakal, jaga kesehatan, salam cium untuk orang-orang yang ada di recent dial call kalian!.

*cium lagi.

 

Iklan

Apa. Apanya yang Apa.

Standar

Ini, adalah sebuah pemikiran yang hinggap ketika saya berjalan-jalan ke taman kota untuk menghilangkan suasana hati yang sedang memburuk.

Ini, adalah kesendirian saat menghadapi keramaian.

Ini, adalah doa agar semoga dirimu senantiasa diliputi kebahagiaan tanpa peduli betapa beratnya cobaan yang mungkin menanti di depan. Seiring dengan bertambahnya waktu, semoga dirimu bertumbuh menjadi semakin kuat dalam menapaki hari-hari.

Ini, adalah dengan tujuan agar blog terlihat update dengan informasi terkini dan juga untuk menjaring pembaca dari kalangan menengah ke atas. (?)

Ini, adalah sebenarnya saya ngga tau mau ngapain !.

Anyway, Juli 2016 saya kembali log in di blog ini, it means sudah 3 tahun kosong sejak Juli 2013. Dan saya seperti aktor film klise yang tiba-tiba muncul ke peradaban dengan tagline “Tiga Tahun Kemudian” setelah menghilang. Memang menulis blog itu bukan perkara mudah ternyata, perlu komitmen di awal dan kesetiaan saat menjalaninya, kok seperti pacaran saja?. Tapi, ngomong-ngomong soal pacar, apakah selama 3 tahun kevakuman admin ini sudah menemukan wanita pujaannya yang sering diidam-idamkan sejak dulu? Apakah pembaca sekalian penasaran??! Hah! Biarkan! Biarkan menjadi misteri!

Ah, this blog was too messy. Geli dan jijik saya baca-baca old posts. Oke, lain kali saya akan menjadi pribadi yang lebih sopan dan bermartabat sebagai pemuda seperempat abad.

Nih orang mau nulis apa sih emang?!!!

I don’t know, i just ngga tau mau ngapain sejak kemarin-kemarin. Ditambah pikiran yang ngga karuan. Tapi baiknya, Alhamdulillah masih sehat dan masih hipster sampai sekarang. Ya, hipster. Karena saya ngga ngikutin tren yang ada, tren yang belakangan ini sedang hip diantara teman-teman saya adalah menikah. Teman, teman teman dan teman teman….. Which is memberikan dampak terhadap timbulnya pertanyaan-pertanyaan “legend”. But don’t worry, saya sekarang masa bodoh aja terhadap hal-hal remeh temeh seperti itu. *beneran

So?? Is it part of growing up?

Growing up? You mean Old ?. Berani ya bilang growing old ?. Ya, it’s growing older in your case now. Damn it! Saya butuh kosmetik anti aging!!

Kenyataan ini memang pahit, belum apa-apa sudah tua aja. Just, don’t worry. So, what’s on?

Ya, shouldn’t worry. There’s some time i’m thinking, “Just let’s go write something again in this blog. Anything.” But on another side, i’ve become an active, very active active person than galau beberapa tahun lalu. Seseorang yang aktif mencari point of view dari sebuah hal, suka mutusin kalau hal-hal itu disebabkan oleh ini dan seharusnya hal tersebut bisa lebih baik andaikan ‘begini begitu’? Agar untuk menyingkirkan pendapat dari orang lain yang berpikir, ah sebenarnya itu ‘ini’ bisa jadi ‘itu’? Just be more brave, more confident. Apakah ini efek bertambahnya umur? Ah, shit. I just need to do lots of steps forward and then another, then another, then another, and so on.

Again as usual, this blog has no such of content. 

Ahaha,,.. I don’t know, i don’t know, i just quite like these days when the lonely is coming to and end and everything gets back to normal.

Untuk sekarang, tidak ada janji yang bisa saya sampaikan kecuali senyuman manis yang tersimpul di wajah tampan : )
*cih!

Hai!! How?

Standar

02:58 WIB. a hard time sleeping through the night!!

Setelah bolak balik gagal log in. Akhirnya, berhasil juga kesini!  Ah, i just decide to write a little after a long time has passed, but ngga tau mau ngapain?

 

Jadi?? Apa kabar? Lama ya?!! Kemana aja?! Ngapain?!