Monthly Archives: Agustus 2011

Rumah cemara? siapa mereka?

Standar

Rumah cemara? tim sepak bola? tapi sepak bola apa? siapa mereka? Ya, itu pertanyaan yang saya gumamkan akhir-akhir ini. setelah nonton acara di Kick Andy dan googling, akhirnya saya tahu siapa Rumah Cemara itu? berikut info yang sedikit saya peroleh;

Rumah Cemara merupakan lembaga swadaya masyarakat yang memberikan payung perlindungan bagi penderita HIV-AIDS di Indonesia.

Tapi kenapa akhir-akhir ini mereka begitu populer?

Menurut berbagai sumber, Rumah Cemara sekarang sedang berjuang mengharumkan nama bangsa Indonesia di ajang Homeless World Cup 2011 di Paris, Prancis.

Apa itu Homeless World Cup?

-Homeless World Cup merupakan kompetisi tahunan street soccer dengan peserta tim dari 64 negara, yang mengusung isu sosial masing-masing. Dan untuk kali pertama, Indonesia mengirim delegasinya  diwakili oleh tim sepakbola Rumah Cemara.

– Homeless World Cup ini  bertujuan mengangkat kehidupan orang tak punya. Sudah ada beberapa orang alumni turnamen ini yang kini sudah memiliki rumah dan main bola secara profesional.

Tim Rumah Cemara pun terbentuk dan menetapkan delapan pemain untuk diberangkatkan ke Paris. Mereka adalah Drajat Ginanjar (kapten tim), Sandy Gempur, Gin Gin Sofyan, Tri Eklastesa, Rony Suryadhani, Andre, Aris, dan Edward Supuseta. Mereka didampingi pelatih Reonardus Adim dan manajer asal Amerika Serikat, Katte Otto.

Terbukti, sejak pertandingan pertama penyisihan grup pada 21 Agustus lalu, Sandy dan kawan-kawan belum terkalahkan. Di tahap pertama, Indonesia tergabung dalam Grup G bersama Skotlandia (8-8, adu penalti), Kirgistan (9-4), Rumania (7-4), Jerman (6-5), dan Irlandia (8-7).. Woowww??

Walau berlatar belakang sebagai pengangguran, pecandu narkoba, bahkan empat pemain positif menderita HIV-AIDS., mereka enggan berkecil hati. Bagi Rumah Cemara, ajang Homeless World Cup merupakan momen tepat untuk membuktikan bahwa sebagai ‘sampah daur ulang’, kaum yang termarginalkan dan dianggap lemah secara fisik, tapi mampu meraih prestasi.

Selain bisa bermain sepakbola, peserta yang memiliki latar belakang isu sosial, seperti kemiskinan dan pengangguran, lebih diprioritaskan. Karena tak hanya sekadar tim sepakbola, mereka juga diharapkan mampu menjadi sarana kampanye HIV-AIDS.

Lihat website mereka di http://www.rumahcemara.org atau follow Twitter mereka di @RumahCemara

Wah salut banget sama mereka nih, kita-kita yang sehat jasmani rohani dan mempunyai hal-hal yang tidak mereka miliki aja belum tentu bisa membuat bangga Indonesia.

Lanjutkan Kawan, semoga berhasil! 🙂